Setelah Kemenkeu, OJK akan pinjam aset BI

Jum'at, 30 November 2012 - 12:16 WIB
Setelah Kemenkeu, OJK...
Setelah Kemenkeu, OJK akan pinjam aset BI
A A A
Sindonews.com - Setelah melakukan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait penggunaan kekayaan negara dan dokumen dengan Kementerian Keuangan (kemenkeu), selanjutnya Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) akan menghadap Bank Indonesia (BI) untuk melakukan hal serupa.

"Jadi, memasuki tahun 2013 ini, penyerahan dan peminjaman aset dari Kemenkeu dan di tahun 2014 aset BI, sehingga nanti dengan itu bisa bagus," ucap Ketua OJK Muliaman D Hadad di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (30/11/2012).

Salah satu aset yang akan digunakan OJK adalah Gedung BI. Gedung BI ini akan digunakan menjadi tempat operasional pengawasan perbankan. Selain itu, juga sejumlah dokumen penting yang dianggap dapat membantu kinerja OJK.

"Yang kemudian, OJK bisa menggunakan tempat itu. Bukan cuma tempat tapi dokumen yang mendukung selama ini," jelasnya

Saat ini, OJK belum dapat memaksimalkan aset sendiri lantaran institusi ini baru saja terbentuk beberapa waktu lalu. OJK beroperasional di Gedung Bidakara dan Gedung Bapepam LK, menyusul Gedung BI.

"Semoga itu akan menjadi bagian yang diserahkan kepada OJK," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebutkan, nilai aset dan dokumen yang digunakan OJK sebesar Rp317,7 miliar. Nilai itu terdiri dari 13.100 aset dan dokumen 40 meter kubik (m3).

"Semua nilainya adalah sebesar Rp317,7 milar," kata Agus. Dia memastikan, semua yang akan diserahkan ke OJK telah melewati proses audit dan menyatakan semua dalam keadaan baik.

"Sebelum dialihkan, dokumen-dokumen sudah diaudit, dilakukan inventarisasi dan penilaian, semua dalam keadaan baik," jelasnya.

Pengunaan ini, menurut Agus, untuk mendukung operasional OJK, yang saat ini masih mengalami keterbatasan. Apalagi, mantan Direktur Utama Bank Mandiri, ini menegaskan para DK OJK harus berupaya keras membangun institusi baru tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
22 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved