Jero girang kuota BBM subsidi ditambah
Senin, 03 Desember 2012 - 17:18 WIB
Jero girang kuota BBM subsidi ditambah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri ESDM Jero Wacik mengaku amat senang mendengar keputusan DPR yang menyetujui tambahan kuota BBM subsidi.
"Saya gembira sekali hari ini sudah berhasil meyakinkan DPR untuk menambah kuota BBM subsidi," ucap Jero Wacik usai Raker dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Jero mengungkapkan, DPR sama sekali tidak keberatan dengan tambahan kuota BBM subsidi yang diminta pemerintah. "Kami KESDM telah membahas tambahan kuota BBM subsidi. Semua anggota Komisi VII tidak ada satu pun yang menyatakan keberatan tambahan kuota BBM subsidi," sambungnya.
Mengenai beberapa 'catatan keras' yang diberikan DPR kepada pemerintah sebagai syarat disetujuinya tambahan kuota BBM subsidi, Jero berjanji akan menindaklanjutinya.
Pihaknya berencana akan bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk mencegah penyelundupan BBM subsidi. "Tentu catatan-catatan ini menjadi pekerjaan rumah kami. Kami akan koordinasi dengan AL dan Kepolisian," pungkas Jero.
Sebelumnya, Rapat Kerja (Raker) antara pemerintah dan Komisi VII DPR berakhir dengan persetujuan dari DPR untuk menambah kuota BBM subsidi sebanyak 1,2 juta KL.
Namun DPR menambahkan beberapa catatan yang harus dikerjakan oleh pemerintah. "Komisi VII DPR RI dapat menyetujui dengan catatan keras," tandas pimpinan rapat Effendi Simbolon.
"Saya gembira sekali hari ini sudah berhasil meyakinkan DPR untuk menambah kuota BBM subsidi," ucap Jero Wacik usai Raker dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Jero mengungkapkan, DPR sama sekali tidak keberatan dengan tambahan kuota BBM subsidi yang diminta pemerintah. "Kami KESDM telah membahas tambahan kuota BBM subsidi. Semua anggota Komisi VII tidak ada satu pun yang menyatakan keberatan tambahan kuota BBM subsidi," sambungnya.
Mengenai beberapa 'catatan keras' yang diberikan DPR kepada pemerintah sebagai syarat disetujuinya tambahan kuota BBM subsidi, Jero berjanji akan menindaklanjutinya.
Pihaknya berencana akan bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk mencegah penyelundupan BBM subsidi. "Tentu catatan-catatan ini menjadi pekerjaan rumah kami. Kami akan koordinasi dengan AL dan Kepolisian," pungkas Jero.
Sebelumnya, Rapat Kerja (Raker) antara pemerintah dan Komisi VII DPR berakhir dengan persetujuan dari DPR untuk menambah kuota BBM subsidi sebanyak 1,2 juta KL.
Namun DPR menambahkan beberapa catatan yang harus dikerjakan oleh pemerintah. "Komisi VII DPR RI dapat menyetujui dengan catatan keras," tandas pimpinan rapat Effendi Simbolon.
(gpr)
Lihat Juga :