alexametrics

Priyono: SK Migas jangan terlalu lama

loading...
A+ A-
Sindonews.com - Mantan Kepala BP Migas Raden Priyono menyarankan pemerintah agar segera mengganti Satuan Kerja Sementara Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Migas (SK Migas) dengan badan yang permanen.

Pasalnya, jika tidak segera dibentuk badan yang permanen, industri hulu migas akan dilanda ketidakpastian hukum. "SK Migas jangan terlalu lama, kalau lama nanti memberikan ketidakpastian," ujar Priyono kepada Sindonews di Hotel Gren Melia, Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Selain itu, dia juga ingin badan yang dibentuk pemerintah sebagai pengatur usaha hulu migas di Tanah Air akan lebih baik dari BP Migas. "Harus segera dibuat badan yang tetap, yang harus lebih baik dari BP Migas," sambungnya.



Seperti diketahui, saat ini gagasan untuk membentuk BUMN baru sebagai pengganti BP Migas menjadi opsi terkuat. Pasalnya, SK Migas yang berada di bawah Kementerian ESDM dianggap juga bertentangan dengan konstitusi.

Selain itu, Pertamina juga dengan tegas telah menolak untuk mengambil alih fungsi BP Migas. "Kami tidak ingin terlibat dalam pembuatan regulasi. Kita sudah fokus ke bisnis. Saya keberatan kalau tatanan yang sudah rapi ini kembali lagi jadi regulator," tandas Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top