Pengembangan pasar ikan Kulonprogo setengah hati

Senin, 10 Desember 2012 - 15:04 WIB
Pengembangan pasar ikan...
Pengembangan pasar ikan Kulonprogo setengah hati
A A A
Sindonews.com - Keputusan Pemkab Kulonprogo menghidupkan kembali pasar ikan atau Kulonprogo Fish Center (KFC), tak diikuti langkah konkret. Bahkan pengembangan pasar ikan yang sempat mangkrak ini cenderung dilakukan setengah hati.

Direktur KFC Wagiran mengatakan, sejak dibuka kembali awal November lalu, KFC terus beroperasi sesuai keinginan Bupati. Transaksi juga berjalan walaupun belum menunjukkan tren peningkatan. "Kita kan hanya diminta buka tiap hari, sudah kita lakukan," kata Wagiran, Senin (10/12/2012).

Dia mengakui pengembangan KFC tidak akan mudah dilakukan. Apalagi, belum ada langkah konkret dari dinas terkait untuk membantu memajukan KFC. Semangat turut memajukan pasar ikan ini juga cukup memprihatinkan, baik di kalangan PNS maupun masyarakat umum.

Surat Edaran Bupati agar PNS turut andil membantu pengembangan dengan membeli ikan segar dari KFC tidak berjalan. "Intinya semangat bela, beli Kulonprogo yang digaungkan itu ya tidak ada aksinya. Hanya sebatas omongan saja," terangnya.

Menurutnya, dalam sepekan hanya ada satu dua pegawai pemerintah saja yang terlihat membeli ikan segar di KFC. Dari instansi, ada satu dua dalam sebulan yang mau mampir sekedar makan bersama di lokasi KFC. Padahal, kata dia, jika dinas terkait serius KFC dapat berkembang baik.

"Misalnya saja di rumah sakit ada serapan untuk konsumsi ikan. Tapi ini tidak digarap. Kalau dinas mau turun tangan, berkoordinasi dengan instansi lain seharusnya bisa membantu. Tapi tidak dilakukan dan kami hanya menunggu saja," terangnya.

Dia menjelaskan, pengelola sendiri bukan tidak mencoba mencari celah. Pengelola, misalnya, sudah berkomunikasi dengan para penerima bantuan Program Usaha Mina Pedesaan di Kulonprogo. Selain untuk menyamakan standar budidaya dan benih, pengelola juga siap menampung hasil budidaya kelompok.

Meski begitu, untuk mengajak kelompok pebudidaya agar mau mangkal di KFC bukan perkara mudah. Setidaknya harus ada subsidi benih agar mereka mau ambil bagian meramaikan KFC untuk menyiasati harga di luar KFC.

"Kalau harganya sama saja ya mereka juga tidak mau. Kami sudah mencoba mengajukan proposal untuk pembenihan tapi belum ada respon dari dinas. Tidak tahu mau sampai kapan. Kami akan coba bertahan dulu kalau sudah tidak sanggup baru mengadu," pungkasnya.

Saat ini hanya ada enam los saja yang beropersi di KFC. Dua di los pembenihan, dua konsumsi dan sisanya los pengolahan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Ekspor Meningkat, Neraca...
Ekspor Meningkat, Neraca Perdagangan Hasil Perikanan Naik 10,5 %
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved