Cadev November 2012 hanya naik USD1 miliar
Selasa, 11 Desember 2012 - 15:57 WIB
Cadev November 2012 hanya naik USD1 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) menyebutkan cadangan devisa (cadev) sampai dengan akhir November 2012 tercatat sebesar USD111,3 miliar atau setara dengan 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Angka tersebut meningkat USD1 miliar dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat USD110,3 miliar.
"Cadangan devisa sampai akhir November 2012 meningkat jadi USD111,3 miliar," kata Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dody Budi Waluyo, di Gedung BI, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Angka ini terlihat dari perkembangan Neraca pembayaran Indonesia (NPI) akan mengalami surplus pada triwulan III dan meningkat di triwulan IV 2012, setelah sempat defisit di dua triwulan sebelumnya. "Neraca pembayaran surplus sudah terjadi secara keseluruhan," jelar Dody.
Sementara itu defisit transaksi berjalan menunjukan penurunan ke tingkat yang sustainable, meskipun tidak secepat yang diperkirakan. "Kedepan, BI meyakini kinerja neraca pembayaran akan tetap mengalami surplus, didukung oleh penurunan defisit transaksi berjalan," pungkasnya.
Naiknya cadev ini seiring dengan perkembangan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III/2012, yang diperkirakan mengalami surplus. Hal ini juga didorong oleh membaiknya defisit transaksi berjalan dan lebih besarnya surplus pada transaksi modal dan finansial.
Angka tersebut meningkat USD1 miliar dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat USD110,3 miliar.
"Cadangan devisa sampai akhir November 2012 meningkat jadi USD111,3 miliar," kata Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dody Budi Waluyo, di Gedung BI, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Angka ini terlihat dari perkembangan Neraca pembayaran Indonesia (NPI) akan mengalami surplus pada triwulan III dan meningkat di triwulan IV 2012, setelah sempat defisit di dua triwulan sebelumnya. "Neraca pembayaran surplus sudah terjadi secara keseluruhan," jelar Dody.
Sementara itu defisit transaksi berjalan menunjukan penurunan ke tingkat yang sustainable, meskipun tidak secepat yang diperkirakan. "Kedepan, BI meyakini kinerja neraca pembayaran akan tetap mengalami surplus, didukung oleh penurunan defisit transaksi berjalan," pungkasnya.
Naiknya cadev ini seiring dengan perkembangan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III/2012, yang diperkirakan mengalami surplus. Hal ini juga didorong oleh membaiknya defisit transaksi berjalan dan lebih besarnya surplus pada transaksi modal dan finansial.
(rna)
Lihat Juga :