Ekspor kerajinan kayu dan mebel terpuruk

Selasa, 11 Desember 2012 - 17:41 WIB
Ekspor kerajinan kayu...
Ekspor kerajinan kayu dan mebel terpuruk
A A A
Sindonews.com - Krisis ekonomi di Amerika dan Eropa telah membuat nasib para perajin mebel dan kerajinan kayu di Indonesia terpuruk. Selama 2012 ini, nilai ekspor telah mengalami penurunan 20 hingga 30 persen. Kondisi ini diyakini masih akan berlangsung hingga 2013 mendatang.

“Kita prediksi di 2013 masih akan turun 10 hingga 15 persen, ini benar-benar membuat perajin sulit berkembang,” jelas ketua DPP Asosiasi Pengusaha Mebel Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono di DIY, Selasa (11/12/2012).

Selama ini Amerika merupakan Negara tujuan ekspor mebel dan kerajinan kayu. Krisis ekonomi yang tak kunjung selesai di Negeri Paman Sam memebuat pasar mebel tidak bergairah. Padahal market share ke Amerika mencapai 30 persen.

Kondisi yang sama juga terjadi di Eropa, khususnya di Spanyol dan Jerman. Pangsa ekspor di Eropa mencapai 27 persen. Praktis lantaran pangsa terbesar ekspor tidak bergairah, perajin terancam gulung tikar.

Akibat krisis berkepanjangan, nilai ekspor tahun ini diperkirakan juga akan turun. Padahal nilai ekspor sebelumnya telah mencapai USD1,8 miliar. “Hanya pengusaha besar yang masih eksis,” tuturnya.

Sekretaris Asmindo DIY, Endro Wardoyo menambahkan, penurunan yang sama juga terjadi di Yogyakarta dengan prosentase sama dengan nasional.

Padahal di Yogyakarta, mayoritas perajin berasal dari kalangan UMKM yang hanya mengandalkan pesanan by order. "80 persen perajin DIY dari UMKM, kalau tidak ada order mereka sulit bertahan,” jelas Endro.

Atas kondisi ini, DPP Asmindo berencana membuka pasar baru di Afrika, Timur Tengah dan Asia. Hanya saja program ini harus mendapat dukungan langsung dari pemerintah. Fasilitasi promosi dan pemasaran sangat dinantikan agar pengusaha yang ada bisa eksis. “Kita butuh fasilitasi pameran internasional dari pemerintah,” tutur Ambar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved