Menkeu finalisasi paket insentif East Natuna

Rabu, 12 Desember 2012 - 16:08 WIB
Menkeu finalisasi paket...
Menkeu finalisasi paket insentif East Natuna
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo memastikan memberikan insentif terkait kontrak kerja sama Blok East Natuna di Kepulauan Riau. Menurut dia, insentif ini hanya menunggu finalisasi kesepakatan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Jadi bab itu apa yang diharapkan oleh konsorsium dan apa respon pemerintah sudah selesai. Jadi harusnya sudah bisa difinalisasi," ujar Agus di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Dia menyatakan, tidak ada permasalahan dengan permintaan insentif tersebut. Namun, solusi yang dicapai juga mestinya menguntungkan semua pihak.

"Tapi mohon, kalau seandainya minta (insentif) memang selalu minta, tapi ya kita harus bisa pandai memberikan satu solusi dan kemudian sama-sama sepakat," jelasnya.

Agus menuturkan, insentif yang diberikan sudah bagian paket dari harapan investor dan pihak lainnya. Bahkan paket tersebut juga dapat mencerminkan kondisi yang akan datang.

"Kalau seandainya dilakukan sensitivity analysis, kalau seandainya itu turun dari USD15 ke USD13, yang mungkin ini benar-benar mencerminkan kondisi yang akan datang itu bentuk paket penawaran dari pemerintah sudah disiapkan," paparnya.

Sebelumnyan, pemerintah secara resmi menunjuk PT Pertamina Persero sebagai pengelola Blok Natuna D Alpha atau kini bernama East Natuna melalui Surat Menteri ESDM No 3588/11/MEM/2008 tertanggal 2 Juni 2008 tentang Status Gas Natuna D Alpha. Blok tersebut memiliki cadangan hingga 222 triliun kaki kubik (TCF).

"Karena kita tidak bisa memberikan satu fiskal insentif kalau tidak tahu kajian kelayakannya. Nah, kajian kelayakannya itu sudah selesai kemudian ketika dihitung semuanya sudah memenuhi," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Resmi Kelola...
Pertamina Resmi Kelola Blok East Natuna Selama 30 Tahun
Kembangkan Blok East...
Kembangkan Blok East Natuna, Ini Rekomendasi dari IATMI
Akan Dilelang Ulang,...
Akan Dilelang Ulang, Segini Deposit Gas di Blok East Natuna
Pertamina Resmi Garap...
Pertamina Resmi Garap Blok East Natuna, Investasi Capai Rp187 M
Rusia Incar Harta Karun...
Rusia Incar Harta Karun RI di Laut Natuna, Ini Isinya
Wilayah Paling Kaya...
Wilayah Paling Kaya Gas di Blok East Natuna hanya Akan Diberikan ke Raksasa Migas
Berita Terkini
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
21 menit yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
9 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
10 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
10 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
11 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved