2013, MDRN targetkan pendapatan Rp1,4 T
Jum'at, 14 Desember 2012 - 14:14 WIB
2013, MDRN targetkan pendapatan Rp1,4 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Modern Internasional Tbk (MDRN) pada tahun depan menargetkan pendapatan mencapai Rp1,4 trilun.
Direktur Keuangan MDRN, Donny Sutanto mengatakan, angka tersebut tumbuh sebesar 40 persen dibanding pendapatan tahun 2012 yang hanya sebesar Rp 1 triliun. Peningkatan pendapatan itu, kata dia, mayoritas dikontribusi hasil pengembangan dan ekspansi bisnis 7-Eleven pada tahun 2013.
"Kenaikan pendapatan tersebut didukung penuh dari 7-Eleven sekitar 70 persen," terang dia di Kantor Pusat Modern Internasional, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Selain itu, tambah Donny, optimisme perseroan pada tahun depan juga didukung menurunnya beban keuangan perseroan setelah dilakukannya Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) sebanyak 959.726.853 saham senilai Rp527 miliar pada Oktober 2012.
Dijelaskannya, dari total dana yang diperoleh dari PUT II tersebut, sekitar 15 persen-nya akan digunakan untuk melunasi utang perseroan. Sementara sisanya untuk modal kerja perusahaan maupuan entitas anak.
"Dengan hasil PUT II akan berdampak dalam menurunkan beban keuangan perseroan dan dapat memperbaiki tingkat rasio debt to equity yang per September 2012 sebesar 135,7 persen dan akan menjadi sekitar 50 persen pada akhir tahun ini," imbuhnya.
Direktur Keuangan MDRN, Donny Sutanto mengatakan, angka tersebut tumbuh sebesar 40 persen dibanding pendapatan tahun 2012 yang hanya sebesar Rp 1 triliun. Peningkatan pendapatan itu, kata dia, mayoritas dikontribusi hasil pengembangan dan ekspansi bisnis 7-Eleven pada tahun 2013.
"Kenaikan pendapatan tersebut didukung penuh dari 7-Eleven sekitar 70 persen," terang dia di Kantor Pusat Modern Internasional, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Selain itu, tambah Donny, optimisme perseroan pada tahun depan juga didukung menurunnya beban keuangan perseroan setelah dilakukannya Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) sebanyak 959.726.853 saham senilai Rp527 miliar pada Oktober 2012.
Dijelaskannya, dari total dana yang diperoleh dari PUT II tersebut, sekitar 15 persen-nya akan digunakan untuk melunasi utang perseroan. Sementara sisanya untuk modal kerja perusahaan maupuan entitas anak.
"Dengan hasil PUT II akan berdampak dalam menurunkan beban keuangan perseroan dan dapat memperbaiki tingkat rasio debt to equity yang per September 2012 sebesar 135,7 persen dan akan menjadi sekitar 50 persen pada akhir tahun ini," imbuhnya.
(rna)
Lihat Juga :