DPR akan usut dugaan kecurangan Pertamina-Hiswana
Selasa, 18 Desember 2012 - 18:57 WIB
DPR akan usut dugaan kecurangan Pertamina-Hiswana
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berjanji akan mengusut dugaan adanya kecurangan yang dilakukan Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Migas (Hiswana) terkait praktek penjualan BBM subsidi dengan harga Rp4.300 (seharusnya Rp4.500) di depot Pertamina kepada Hiswana.
"Ya pasti di masa sidang besok kita menanyakan," tegas Anggota Komisi VII DPR Bobby Rizaldi usai Diskusi Publik di Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Penyelidikan oleh DPR ini, sambung Bobby, diperlukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi dan perdebatan tak berujung antara Pertamina, Hiswana, dan BPH Migas. Menurutnya, pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan Pertamina dan BPH Migas telah membuat bingung masyarakat.
"Jangan sampai ini bolak-balik lagi nanti terjadi kegaduhan nanti ujung-ujungnya nanti nggak ada. Nah ini kita ingin pastikan," kata dia.
Seperti diketahui, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membeberkan kecurangan yang dilakukan oleh Pertamina dan Himpunan Wiraswata Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana) dalam penyaluran BBM subsidi.
"Sekarang ini agen penyalur Pertamina (Hiswana) beli Rp4.300 di depot, harusnya Rp4.500, ini kan salah. Mereka banyak yang membeli dibawah harga pasar," tutur Direktur BPH Migas Djoko Siswanto beberapa waktu lalu.
"Ya pasti di masa sidang besok kita menanyakan," tegas Anggota Komisi VII DPR Bobby Rizaldi usai Diskusi Publik di Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Penyelidikan oleh DPR ini, sambung Bobby, diperlukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi dan perdebatan tak berujung antara Pertamina, Hiswana, dan BPH Migas. Menurutnya, pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan Pertamina dan BPH Migas telah membuat bingung masyarakat.
"Jangan sampai ini bolak-balik lagi nanti terjadi kegaduhan nanti ujung-ujungnya nanti nggak ada. Nah ini kita ingin pastikan," kata dia.
Seperti diketahui, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membeberkan kecurangan yang dilakukan oleh Pertamina dan Himpunan Wiraswata Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana) dalam penyaluran BBM subsidi.
"Sekarang ini agen penyalur Pertamina (Hiswana) beli Rp4.300 di depot, harusnya Rp4.500, ini kan salah. Mereka banyak yang membeli dibawah harga pasar," tutur Direktur BPH Migas Djoko Siswanto beberapa waktu lalu.
(gpr)
Lihat Juga :