Muamalat bukukan laba kotor Rp496 M
Kamis, 27 Desember 2012 - 14:45 WIB
Muamalat bukukan laba kotor Rp496 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Muamalat) berhasil mencatatkan laba kotor sebesar Rp496 miliar per 26 Desember 2012 dengan FDR (Funding to Deposit Ratio) sebesar 98 persen. Hal tersbut didukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pertumbuhan Aset Perseroan.
Direktur Keuangan Bank Muamalat, Hendiarto Yogiono menerangkan, pihaknya menargetkan pertumbuhkan DPK menjadi Rp44 triliun pada tahun 2013. Angka tersebut tumbuh sekitar 33,2 persen dari DPK tahun ini yang berjumlah Rp30,3 triliun.
"2013, kita targetkan DPK tumbuh menjadi Rp44 triliun," terang Hendiarto saat ditemui di Gedung Artha Loka, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Sementara, bila dibanding 2011 sendiri, perseroan mencatat DPK per 26 Desember 2012 naik Rp5,54 triliun. Jumlah tersebut sebagian besar dikontribusi oleh dana yang terhimpun dari deposito sebesar Rp19,27 triliun.
"Tabungan masyarakat sebesar Rp8,18 triliun, deposito sebesar Rp19,27 triliun, dan giro Rp3,08 triliun," rinci dia.
Selain mencatat pertumbuhan DPK, perseroan juga mencatat jumlah aset perseroan hingga saat ini mencapai Rp41,48 triliun. "Aset perusahaan sebesar Rp41,48 triliun per 26 Desember 2012. Untuk 2013, aset ditargetkan mencapai Rp50 triliun," tambahnya lagi.
Direktur Keuangan Bank Muamalat, Hendiarto Yogiono menerangkan, pihaknya menargetkan pertumbuhkan DPK menjadi Rp44 triliun pada tahun 2013. Angka tersebut tumbuh sekitar 33,2 persen dari DPK tahun ini yang berjumlah Rp30,3 triliun.
"2013, kita targetkan DPK tumbuh menjadi Rp44 triliun," terang Hendiarto saat ditemui di Gedung Artha Loka, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Sementara, bila dibanding 2011 sendiri, perseroan mencatat DPK per 26 Desember 2012 naik Rp5,54 triliun. Jumlah tersebut sebagian besar dikontribusi oleh dana yang terhimpun dari deposito sebesar Rp19,27 triliun.
"Tabungan masyarakat sebesar Rp8,18 triliun, deposito sebesar Rp19,27 triliun, dan giro Rp3,08 triliun," rinci dia.
Selain mencatat pertumbuhan DPK, perseroan juga mencatat jumlah aset perseroan hingga saat ini mencapai Rp41,48 triliun. "Aset perusahaan sebesar Rp41,48 triliun per 26 Desember 2012. Untuk 2013, aset ditargetkan mencapai Rp50 triliun," tambahnya lagi.
(gpr)
Lihat Juga :