Provident Capital jual 21 juta saham di TBIG
Jum'at, 28 Desember 2012 - 09:36 WIB
Provident Capital jual 21 juta saham di TBIG
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu pemegang saham utama PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), yakni PT Provident Capital Indonesia (PCI) telah menjual sahamnya di TBIG sebanyak 21 juta lembar saham, dengan total nilai mencapai Rp120,75 miliar.
Direktur PT Provindet Capital Indonesia Helmy Yusman Santoso mengatakan, perseroan telah menjual sebagian saham perseroan atas nama PCI pada 19 Desember 2012. "Transaksi dilakukan melalui crossing di Bursa Efek Indonesia (BEI)," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Jumat (28/12/2012).
Adapun, jumlah saham yang dilepas sebanyak 21 juta saham dengan harga Rp5.750 per lembar saham. Saham tersebut dijual kepada PT Wahana Anugerah Sejahtera (WAS). Tujuan dari pelepasan saham ini adalah untuk menjaga sinergi antara pemegang saham untam dan demi meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan.
Selain itu, juga meningkatkan kesinambungan maupun komitmen diantara pemegang saham utama guna meningkatkan kinerja perseroan ke depan. Sebelumnya, Edwin Soeryadjaya selaku komisaris utama PT TBIG juga melepas 20.180.097 lembar saham dengan harga penjualan Rp5.850 per lembar saham kepada pemegang saham utama TBIG, yakni WAS.
Selain itu, Edwin juga melepas sebanyak 12.262.754 lembar saham, dengan harga Rp5.750 per saham kepada PT Saratoga Infrastruktur pada 14 Desember 2012. Wakil Presiden Direktur TBIG Hardi Wijaya Liong juga melakukan langkah serupa, dengan menjual 6,13 juta lembar saham kepada PT Saratoga Infrastructure pada harga Rp5.750 per saham di tanggal yang sama.
Sementara Komisaris TBIG Winato Kartono melepas saham TBIG sebanyak 12.262.754 lembar saham seharga Rp5.750 per saham pada 14 Desember 2012. Akibatnya, jumlah kepemilikan sahamnya setelah transaksi tersebut menjadi 27.343.963 lembar.
Direktur PT Provindet Capital Indonesia Helmy Yusman Santoso mengatakan, perseroan telah menjual sebagian saham perseroan atas nama PCI pada 19 Desember 2012. "Transaksi dilakukan melalui crossing di Bursa Efek Indonesia (BEI)," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Jumat (28/12/2012).
Adapun, jumlah saham yang dilepas sebanyak 21 juta saham dengan harga Rp5.750 per lembar saham. Saham tersebut dijual kepada PT Wahana Anugerah Sejahtera (WAS). Tujuan dari pelepasan saham ini adalah untuk menjaga sinergi antara pemegang saham untam dan demi meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan.
Selain itu, juga meningkatkan kesinambungan maupun komitmen diantara pemegang saham utama guna meningkatkan kinerja perseroan ke depan. Sebelumnya, Edwin Soeryadjaya selaku komisaris utama PT TBIG juga melepas 20.180.097 lembar saham dengan harga penjualan Rp5.850 per lembar saham kepada pemegang saham utama TBIG, yakni WAS.
Selain itu, Edwin juga melepas sebanyak 12.262.754 lembar saham, dengan harga Rp5.750 per saham kepada PT Saratoga Infrastruktur pada 14 Desember 2012. Wakil Presiden Direktur TBIG Hardi Wijaya Liong juga melakukan langkah serupa, dengan menjual 6,13 juta lembar saham kepada PT Saratoga Infrastructure pada harga Rp5.750 per saham di tanggal yang sama.
Sementara Komisaris TBIG Winato Kartono melepas saham TBIG sebanyak 12.262.754 lembar saham seharga Rp5.750 per saham pada 14 Desember 2012. Akibatnya, jumlah kepemilikan sahamnya setelah transaksi tersebut menjadi 27.343.963 lembar.
(rna)