Pemajuan jam perdagangan dinilai tak berefek signifikan

Selasa, 01 Januari 2013 - 17:54 WIB
Pemajuan jam perdagangan...
Pemajuan jam perdagangan dinilai tak berefek signifikan
A A A
Sindonews.com - Rencana PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang resmi memajukan jam perdagangan pada Rabu (2/1/2013) dinilai Kepala Riset PT Trust Securities Reza Priyambada sebagai langkah yang tidak ada nilai kepentingannya. Menurutnya, dampak pemajuan jam perdagangan tersebut tidak akan signifikan.

"Saya tidak melihat urgensinya di sebelah mana," ujar Reza saat dihubungi Sindonews, Selasa (1/1/2013).

Dia menegaskan, alasan Bursa yang menyebutkan, dengan dimajukannya jam perdagangan akan membuat Bursa Indonesia bergerak lebih positif adalah alasan yang kurang tepat dan terkesan mengada-ada. Reza justru berpandangan, selama ini indeks harga saham gabungan (IHSG) yang pergerakannya mengekor pada bursa saham regional karena kebanyakan investor maupun pelaku pasar di Indonesia didominasi oleh kalangan asing.

"Kita follower (pengikut) karena pelaku pasar lebih banyak asing. Coba saja cek berapa investor lokal dan investor asing," tantang dia.

Reza bahkan mempertegas pendapatnya dengan mencontohkan pergerakan saham di Bursa Hong Kong dan China tidak terpengaruh pergerakan saham di bursa Amerika Serikat (AS) kendati jam perdagangannya dibuka berbeda.

"Buktinya bursa Hongkong dan China jam perdagangannya tidak sama seperti AS, tapi mereka beberapa waktu bisa beda arah," tutur dia.

Seperti diketahui, mulai besok jam perdagangan Bursa maju menjadi pukul 09.00 dari sebelumnya 09.30. Hal ini dilakukan dalam rangka menyelaraskan waktu perdagangan di BEI dengan bursa lain di kawasan regional dan memberikan tambahan waktu perdagangan bagi investor di Indonesia bagian tengah dan timur.

Perubahan jam perdagangan yang terdiri dari sesi pra-pembukaan (pre-opening) dimulai pukul 08.45 berakhir pukul 08.55, perdagangan sesi I seluruh pasar dimulai pukul 09.00, penutupan perdagangn sesi II pasar reguler berakhir pukul 15.49.59, sedangkan penutupan perdagangan sesi II pasar negosiasi berakhir pukul 16.15.

Disamping itu, adanya penambahan sesi perdagangan, yakni sesi pra-penutupan (pre-closing) untuk pasar reguler dimulai pukul 15.50 berakhir pukul 16.00 dan sesi pasca penutupan (post-trading) untuk pasar reguler dimulai pukul 16.05 berakhir pukul 16.15.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
50 menit yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
1 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved