Pasar konstruksi nasional diperkirakan meningkat 25%

Jum'at, 04 Januari 2013 - 13:22 WIB
Pasar konstruksi nasional...
Pasar konstruksi nasional diperkirakan meningkat 25%
A A A
Sindonews.com – Badan Pelaksana Konstruksi (BP Konstruksi) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkirakan pasar konstruksi nasional hingga akhir tahun ini akan mencapai Rp390 triliun atau meningkat 15-25 persen dibandingkan tahun lalu yaitu sebesar Rp310 triliun.

Kepala BP Konstruksi Kementerian PU Bambang Goeritno mengatakan, sarana infrastruktur sektor transportasi diprediksi lebih tumbuh dibandingkan sektor lainnya. Menurutnya, pertumbuhan pasar konstruksi nasional didorong oleh adanya program Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Dia menambahkan, realisasi penyerapan pasar konstruksi nasional pada tahun lalu sebesar Rp310 triliun dengan kontributor terbesar dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senilai Rp94 triliun. Selanjutnya disusul oleh penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian PU sebesar Rp56 triliun, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp36 triliun dan penyerapan APBN non-PU Rp33 triliun.

“Posisi berikutnya adalah penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp33 triliun, Penanaman Modal Asing sebesar Rp30 triliun, dana gabungan antara pemerintah dan swasta mencapai Rp26 triliun, serta dana Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Rp370 miliar,” kata Bambang Goeritno dalam jumpa persnya di Kantor Kementerian PU, Jumat (4/1/2013).

Adapun proyeksi realisasi penyerapan pasar konstruksi nasional tahun 2013 mencapai Rp390 triliun. Rinciannya adalah belanja konstruksi Badan Usaha Milik Negara mencapai Rp84 triliun, APBN Kementerian PU Rp81 triliun, dana gabungan antaran pemerintah dan swasta Rp80 triliun, dan penanaman modal dalam negeri Rp36 triliun, serta APBD Rp36 triliun.

“Selanjutnya, adalah APBN non-PU mencapai Rp33 triliun, penanaman modal asing Rp30 triliun, dan diikuti BUMD Rp6 triliun,” imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duet Aswandi-Desiderius...
Duet Aswandi-Desiderius Viby Indrayana Pimpin ASPEKNAS
Dihantam Pandemi Covid-19,...
Dihantam Pandemi Covid-19, Pengusaha Konstruksi Ini Mampu Bertahan
Bisnis Konstruksi Terkendala...
Bisnis Konstruksi Terkendala Pandemi, Totalindo Tetap Bertahan
Mendorong Percepatan...
Mendorong Percepatan Regulasi dan Akses UMKM dalam Sektor Konstruksi
Penguatan Konstruksi...
Penguatan Konstruksi Industri dan Komersial Dorong Surabaya Jadi Pusat Bisnis Megapolitan
Sektor Jasa Konstruksi...
Sektor Jasa Konstruksi Kena Imbas Pelemahan Kurs Rupiah, Ini Tantangannya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
58 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved