Produksi kerupuk dan ikan asin Kenjeran turun

Senin, 14 Januari 2013 - 13:04 WIB
Produksi kerupuk dan...
Produksi kerupuk dan ikan asin Kenjeran turun
A A A
Sindonews.com - Tingginya curah hujan dan cuaca buruk di laut membuat produksi pengusaha kerupuk dan ikan asin menurun. Akibatnya, harga oleh-oleh khas pantai Kenjeran, Surabaya itu melonjak hingga 50 persen.

Ikan asin yang diolah merupakan hasil tangkapan nelayan sebelum cuaca buruk terjadi. Salah satu pembuat kerupuk dan pengolah ikan asin di Kenjeran, Fatroni mengatakan, cuaca buruk di laut dan tingginya curah hujan ini membuat produksi semakin berkurang. Dibandingkan pada musim kemarau, pengolahannya turun hingg 50 persen.

"Kalau musim kemarau bisa mengolah hingga 100 Kilogram, kini hanya separuhnya saja," kata Fatroni ditemui di sela-sela aktivitasnya, Senin (14/1/2013).

Fatroni menjelaskan, produksi kerupuk dan ikan asin masih manual. Metode pengeringannya masih menggunakan tenaga Matahari. Jika cuaca mendung, para pengusaha kerupuk dan ikan asin harus kelimpungan. Meski masih ada ikan asin yang bisa diolah namun harganya dinaikan karena stok terbatas.

Saat cuaca normal, kata Fatroni, harga ikan asin dijual Rp50 ribu per kilogram. Saat ini harganya mencapai Rp70 ribu per Kilogram. Dia memprediksi, kemungkinan harga ikan asin akan naik menjadi Rp100 ribu per Kilogram.

"Kami berharap cuaca buruk ini tidak berlangsung lama. Karena masyarakat Kenjeran bergantung dari hasil laut," ujar Fatroni.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved