Obama desak kongres naikkan batas utang AS

Selasa, 15 Januari 2013 - 16:58 WIB
Obama desak kongres...
Obama desak kongres naikkan batas utang AS
A A A
Sindonews.com - Presiden AS Barack Obama kembali mendesak kongres meningkatkan plafon utang tanpa harus mengaitkannya dengan pemangkasan belanja. Menurutnya, keterlambatan atau kegagalan dalam bertindak akan berisiko mengacaukan pasar keuangan.

"Investor di seluruh dunia akan mempertanyakan status safe haven aset Amerika Serikat, yang akan dapat mendorong imbal hasil lebih tinggi," kata Obama dalam konferensi pers, seperti dikutip dari New York Times, Selasa (15/1/2013).

Obama memperingatkan, penolakan kongres untuk menaikkan plafon utang akan "melukai diri sendiri" pada ekonomi AS, yakni menunda pembayaran manfaat kepada penerima jaminan sosial, dan mungkin bisa berujung negara ke dalam resesi.

Presiden yang baru menjabat untuk kedua kalinya ini berharap kongres bersedia menaikkan plafon utang federal senilai USD16,4 triliun yang sangat mungkin tercapai dalam beberapa bulan mendatang.

"Bahkan ancaman kegagalan pada kewajiban pemerintah mempengaruhi kepercayaan investor dan melukai ekonomi. Dan mengancam untuk tidak menaikkan plafon utang adalah tidak masuk akal," tukas Obama.

Seperti diketahui, pihak Republik melihat masalah batas utang ini sebagai cara untuk menekan presiden melakukan pemangkasan belanja yang lebih dalam, yang merupakan bagian dari negosiasi anggaran AS.

Kegagalan kongres dalam menaikkan plafon utang AS akan mendatangkan ancaman default, yang menurut sejumlah ekonom bisa memicu krisis keuangan lain dan menyeret ekonomi AS kembali ke dalam resesi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Joe Biden Bicara Tentang...
Joe Biden Bicara Tentang Ekonomi AS
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Berita Terkini
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
43 menit yang lalu
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
10 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
11 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
11 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
11 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved