Pilkada, industri periklanan naik 40%

Rabu, 16 Januari 2013 - 17:16 WIB
Pilkada, industri periklanan...
Pilkada, industri periklanan naik 40%
A A A
Sindonews.com - Momen pemilihan kepala derah (pilkada) Jawa Timur diprediksi mampu mendongkrak pendapatan perusahaan periklanan hingga 40 persen. Seperti diketahui, pada 2013 tercatat ada 13 daerah yang menggelar Pemilukada, ditambah dengan Pemilihan Gubernur (pilgub) Jatim.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jawa Timur Haries Purwoko mengatakan, momentem tersebut bakal bersambung dengan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2014.

Haries memprediksi, iklan para calon kepada daerah ini mampu mengalahkan kontribusi belanja iklan produk rokok dan telekomunikasi. "Produk rokok dan telekomunikasi memang mendominasi selama ini tapi akan kalah dengan iklan politik seperti kepala daerah di Jatim," kata Haries, Rabu (16/1/2013).

Potensi pendapatan Iklan ini, lanjut dia, akan terus bergerak naik menyusul Pemilu 2014 terutama bagi media televisi. Sebab, para partai politik akan menjaring pemilih melalui media tersebut. Televisi menjadi salah satu media paling diminati lantaran dianggap sebagai alat paling efektif untuk memperkenalkan citra tokoh politik.

Haries menjelaskan, tahun ini diperkirakan pendapatan iklan di Jatim mencapai Rp11,9 triliun atau sekitar 10 persen dari total pendapatan belanja iklan secara nasional. Sedangkan total pendapatan belanja iklan secara nasional mencapai Rp113 triliun atau naik jika dibanding dengan realisasi 2012 yang hanya Rp92 trilliun.

"Tahun ini masih didominasi media televisi terkait kegiatan menyambut tahun 2014, sementara belanja iklan produk rokok cenderung menurun," katanya.

Seperti diketahui, pada 2013 sebanyak 13 Daerah di Jatim menggelar pilkada. Tercatat, ada empat kota yang pelaksanaanya serentak dengan pilgub Jatim 29 Agustus 2013, yakni Kota Probolinggo, Madiun, Mojokerto, dan Kediri.

Kemudian, Kabupaten Pemekasan (9 Januari), Tulungagung (31 Januari), Pasuruan (3 Maret), Magetan (24 April), Bondowoso (6 Mei), Kota Malang (23 Mei), Kab Madiun (25 Mei), Kab Lumajang (29 Mei), dan Kab Jombang (5 Juni).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PP 28/2024 Dinilai Semakin...
PP 28/2024 Dinilai Semakin Menekan Industri Periklanan
Profesional Industri...
Profesional Industri Periklanan Didapuk Jadi Direktur Pemasaran InJourney
Pelaku Industri Periklanan...
Pelaku Industri Periklanan Keberatan dengan RPP UU Kesehatan
Iklan Rokok Dilarang...
Iklan Rokok Dilarang Total, Ini Respons Pelaku Industri Periklanan
Pengaruhi Industri Kreatif,...
Pengaruhi Industri Kreatif, DPI dan ATVSI Ajukan Usulan RPP Kesehatan
Sineas Ef Loygara Kagum...
Sineas Ef Loygara Kagum dengan Kreativitas Pelaku Industri Periklanan Tanah Air
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
7 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
7 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
7 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
7 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
8 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
8 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved