Majalengka bebas penangguhan UMK 2013

Sabtu, 19 Januari 2013 - 16:46 WIB
Majalengka bebas penangguhan...
Majalengka bebas penangguhan UMK 2013
A A A
Sindonews.com - Upah Minimun Kabupaten (UMK) Majalengka sebesar Rp850 ribu dipastikan sudah bisa diberlakukan pada bulan Januari ini.

Hingga batas akhir pengajuan penundaan UMK, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Majalengka tidak menerima satupun surat pengajuan penundaan dari pihak pengusaha yang ada di Majalengka.

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Majalengka, Eman Suherman mengatakan, selama ini penetapan UMK di Kabuaten Majalengka senantiasa berjalan lancar. Dijelaskan Eman, hal tersebut seiring dengan terjalinnya komuniaksi yang intens antar pihak pengusaha dan buruh.

“Hingga batas akhir pengajuan penundaan (UMK), tidak ada satupun pihak pengusaha yang mengajukan penundaan. Ini bisa diartikan bahwa keputusan UMK 2013 sebesar Rp850 ribu sudah bisa diterima oleh semua kalangan,” kata Eman, Sabtu (19/1/2013).

Eman menyebutkan, pada pertengahan Desember lalu, pihaknya sudah mensosialisasikan terkait besaran UMK tahun 2013 ini. Sehingga, jelas dia, tidak ada alasan bagi pihak pengusaha berkelit untuk menunaikan kewajibannya itu.

“Sosialisasi sudah kita lakukan ke semua perusahaan yang ada di Majalengka ini. Bahkan kami sudah mengedarkan Surat Edaran (SE) Bupati Majalengka terkait UMK itu,” jelas dia.

“Sehingga tidak ada alasan bagi pihak pengusaha untuk tidak menunaikan kewajibannya itu. Dan memang selama ini, di Majalengka tidak pernah ada pengusaha yang mengajukan penangguhan UMK,” lanjut dia.

Ketika disinggung terkait kemungkinan ada pengusaha yang membayar upah karyawannya di bawah UMK, Eman menegaskan pihak karyawan bisa melaporkan hal tersebut kepada Dinas.

Sementara itu, untuk UMK tahun 2013 ini, mengalami kenaikan sebesar Rp50 ribu dibandingkan tahun 2012 lalu. Pada tahun lalu, UMK Majalengka sebesar Rp800 ribu, naik menjadi Rp850 ribu pada tahun 2013.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan UMK Jabar 2024...
Kenaikan UMK Jabar 2024 Disebut Cukup Adil, Pengusaha: Ekonomi Sedang Tak Baik-baik Saja
50% Perusahaan di Tangsel...
50% Perusahaan di Tangsel Tidak Mampu Bayar Gaji Pekerja Sesuai UMK Rp4,2 Juta
UMK Depok 2025 Resmi...
UMK Depok 2025 Resmi Ditetapkan Rp5.195.720
Diprediksi UMK 2024...
Diprediksi UMK 2024 Hanya Naik 3 Persen, Buruh Tolak Mekanisme Penghitungan Penetapan Upah
Tenang! Upah Minimum...
Tenang! Upah Minimum Kabupaten/Kota Tidak Dihapus
Apindo Jabar Keukeuh...
Apindo Jabar Keukeuh Tolak Kenaikan UMK: Perusahaan Terbebani dan Bisa PHK Karyawan
Berita Terkini
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
3 menit yang lalu
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
23 menit yang lalu
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
1 jam yang lalu
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
9 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
10 jam yang lalu
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved