Mentan nilai tudingan CPO rusak lingkungan berbau politis
Jum'at, 25 Januari 2013 - 11:47 WIB
Mentan nilai tudingan CPO rusak lingkungan berbau politis
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono menilai, ada alasan politis di balik tudingan negara-negara maju bahwa minyak sawit (crude palm oil/CPO) dari Indonesia merupakan produk yang merusak lingkungan.
"Banyak negara-negara maju khususnya, saya belum melihat ini semata-mata karena persoalan lingkungan. Justru, saya melihat ini lebih ke masalah teknis, ada kepentingan politik di balik itu," kata Suswono, usai membuka SOM APEC di Ritz Carlton, Jumat (25/1/2013).
Menurutnya, negara-negara maju merasa terancam oleh CPO asal Indonesia yang lebih murah dan bermutu ketimbang negara-negara tersebut. "Itu untuk melindungi produknya sendiri yang kalah bersaing dengan CPO Indonesia," ujar dia.
Karena itu, lanjut Mentan, mereka membuat berbagai macam kebijakan dan alasan untuk memproteksi produk-produk dalam negerinya, termasuk membuat isu bahwa CPO Indonesia merusak lingkungan.
"Itulah berbagai macam alasan, apakah CPO itu membahayakan kesehatan, kerusakan lingkungan, dan sebagainya? Saya enggak yakin hanya karena persoalan semacam itu," jelas Suswono.
Seperti diketahui, dalam Konferensi Asian Pacific Economic Confederation (APEC) 2012, CPO dituding sebagai produk yang tidak ramah lingkungan, sehingga perlu diperketat syarat-syaratnya untuk masuk ke berbagai negara.
"Banyak negara-negara maju khususnya, saya belum melihat ini semata-mata karena persoalan lingkungan. Justru, saya melihat ini lebih ke masalah teknis, ada kepentingan politik di balik itu," kata Suswono, usai membuka SOM APEC di Ritz Carlton, Jumat (25/1/2013).
Menurutnya, negara-negara maju merasa terancam oleh CPO asal Indonesia yang lebih murah dan bermutu ketimbang negara-negara tersebut. "Itu untuk melindungi produknya sendiri yang kalah bersaing dengan CPO Indonesia," ujar dia.
Karena itu, lanjut Mentan, mereka membuat berbagai macam kebijakan dan alasan untuk memproteksi produk-produk dalam negerinya, termasuk membuat isu bahwa CPO Indonesia merusak lingkungan.
"Itulah berbagai macam alasan, apakah CPO itu membahayakan kesehatan, kerusakan lingkungan, dan sebagainya? Saya enggak yakin hanya karena persoalan semacam itu," jelas Suswono.
Seperti diketahui, dalam Konferensi Asian Pacific Economic Confederation (APEC) 2012, CPO dituding sebagai produk yang tidak ramah lingkungan, sehingga perlu diperketat syarat-syaratnya untuk masuk ke berbagai negara.
(izz)
Lihat Juga :