Sejak era BP Migas, 5 presdir asing 'ditendang'

Selasa, 29 Januari 2013 - 09:32 WIB
Sejak era BP Migas,...
Sejak era BP Migas, 5 presdir asing 'ditendang'
A A A
Sindonews.com - Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menerangkan, tidak diperpanjangnya izin tenaga kerja asing adalah hal yang biasa dan kerap dilakukan di industri hulu migas.

Bahkan, sebelum Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945, sudah lima presiden direktur(presdir) yang tidak diperpanjang izin kerjanya. Artinya, Presiden Direktur ExxonMobil Oil Indonesia, Richard J Owen, bukanlah orang asing pertama yang 'ditendang'.

Kelima petinggi perusahaan minyak asing di Indonesia yang sebelumnya mengalami nasib serupa dengan Richard J Owen, antara lain Peter Mills (President & General Manger Premier Oil), Fang Zhi (President & General Manager CNOOC), Mick Jackson (President Premier Oil), John Nicholas Crabtree (General Manager Bumi Parahyangan Ranhill / Energia Citarum Pte Ltd), dan Ron Wilson (ExxonMobil Oil Indonesia).

"Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sangat selektif untuk membuat keputusan penting tersebut karena memahami potensi dampaknya terhadap kinerja di Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) terkait dan terhadap iklim investasi serta kinerja di industri secara umum," papar Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Gde Pradnyana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu SKK Migas mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memperpanjang masa jabatan Presiden Direktur ExxonMobil Oil Indonesia, Richard J Owen karena masalah penjualan aset Blok B Arun.

"Iya itu diganti, ada kaitannya dengan rilisnya arun enggak jadi. Kemarin kan Exxon bilang mau menjual aset Arun Blok B, tetapi setelah banyak perusahaan domestik nasional yang mau, dibatalin lepas asetnya," terang Kepala Divisi Humas SKK Migas Hadi Prasetyo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
41 menit yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
2 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
12 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
12 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved