Pembatasan waralaba restoran tunggu restu Mendag

Rabu, 30 Januari 2013 - 19:11 WIB
Pembatasan waralaba...
Pembatasan waralaba restoran tunggu restu Mendag
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, aturan pembatasan waralaba restoran masih belum bisa diterbitkan karena menunggu tanda tangan persetujuan dari Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan.

"Akan dilakukan pembatasan (waralaba). Ya kalau sudah ditandatangani (Mendag), ya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya (dikeluarkan)," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi usai Rapat Koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Bayu menjelaskan, tujuan peraturan ini adalah untuk melakukan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta para pelaku usaha baru, terutama di daerah.

"Waralaba restoran itu tersebar di seluruh Indonesia dimiliki secara sentralistik oleh pelaku atau pemilik tunggal, dan itu yang harus coba kita batasi," tegas dia.

Pembatasan waralaba ini diharapkan bisa mendorong pemerataan kesejahteraan di Tanah Air. Dengan begitu, penguasaan usaha waralaba restoran oleh pihak-pihak tertentu bisa dihindari. Para pelaku usaha di daerah pun bisa ikut mendapatkan porsi dalam usaha waralaba restoran.

"Dengan demikian mereka bisa belajar, kemudian suatu saat mereka yang mengambil alih. Saya kira harus begitu, kita tidak mendorong tumbuhnya pelaku usaha nasional, nantinya di daerah-daerah," tandas Bayu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minimarket Waralaba...
Minimarket Waralaba di NTT Harus Dibatasi
Bersaing tapi Selalu...
Bersaing tapi Selalu Dekat, Ini 4 Fakta Unik Indomaret dan Alfamart serta Kekayaan Pemiliknya
Kenalkan Robot Barista,...
Kenalkan Robot Barista, FamilyMart tetap Fokus ke Penjualan Offline
Pameran Waralaba FLEI...
Pameran Waralaba FLEI 2024 Bakal Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Optimistis Sambut Tahun...
Optimistis Sambut Tahun Baru, 87 Persen Pengusaha Waralaba Siap Ekspansi di 2022
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
36 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Cara Cek Halal MUI Online,...
Cara Cek Halal MUI Online, Jamin Kehalalan Makanan di Restoran Kesayanganmu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved