OJK dorong terbitkan reksa dana infrastruktur

Kamis, 31 Januari 2013 - 10:48 WIB
OJK dorong terbitkan...
OJK dorong terbitkan reksa dana infrastruktur
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, perkembangan industri di sektor infrastruktur bisa didorong dengan menghadirkan produk reksa dana yang khusus mengelola portfolio emiten-emiten di sektor infrastruktur.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida menerangkan, selama ini sektor infrastruktur sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemangku kepentingan.

Selama ini, produk reksa dana yang tersedia, yakni reksa dana pendapatan tetap, terproteksi, reksa dana saham dan lainnya. "Nah dikaitkan dengan adanya indeks SMIinfra18, ke depan bisa saja ada reksa dana yang portofolionya khusus untuk perusahaan-perusahaan infrastruktur," terang Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Adanya reksa dana infrastruktur, menurut Nurhaida, akan meningkatkan harga saham perusahaan yang bergerak di sektor infrastruktur. "Ini akan mendorong pernerbitan, seperti right issue maupun obligasi untuk mendapatkan harga yang baik, sehingga bisa mendukung pembiayaan sektor infrastruktur," ujar dia.

Sebelumnya, sejumlah manajer investasi (MI) telah menerbitkan reksa dana dengan portofolio saham sektor infrastruktur. Dua MI yang telah lebih dulu menerbitkan reksa dana dengan portofolio pada sektor tersebut, yakni PT Trimegah Asset Management dan Mandiri Mananjemen Investasi.

Sementara pagi tadi, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berkomitmen ambil bagian dalam pertumbuhan sektor infrastruktur di Tanah Air dengan meluncurkan indeks SMIinfra18.

Adapun, emiten yang akan masuk dalam indeks ini sebanyak 18 emiten, yang bergerak di sektor infrastruktur, meliputi telekomunikasi, air bersih, pengelolaan limbah, energi listrik, jalan, minyak dan gas, serta transportasi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved