Muncul suap impor daging, pengusaha salahkan Kementan

Minggu, 03 Februari 2013 - 14:30 WIB
Muncul suap impor daging,...
Muncul suap impor daging, pengusaha salahkan Kementan
A A A
Sindonews.com - Para pengusaha daging sapi yang tergabung dalam Komite Daging Sapi Jakarta Raya (KDS Jakarta) menilai, Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas munculnya kasus suap impor daging sapi.

Alasannya, Kementan merupakan penentu utama kuota impor daging sapi dan pembagian alokasi kuota untuk setiap importir.

"Meski ada Rapat Koordinasi dengan Kemendag (Kementerian Perdagangan), Kemenperin (Kementerian Perindustrian), Kemenko Perekonomian, yang dominan adalah Kementan. Mereka yang punya data kuota sapi lokal," tutur Ketua Umum KDS Jakarta Sarman Simanjorang ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (3/2/2013).

Dia menjelaskan, alokasi kuota impor daging sapi pada tahun ini diberikan langsung kepada perusahaan, bukan melalui asosiasi seperti sebelumnya. Penunjukan perusahaan importir dan pembagian alokasi kuota diputuskan berdasarkan kapabilitas perusahaan yang diukur, misalnya dari gudang penyimpanan, mobil pengangkutan, dan sebagainya.

Namun, Sarman mengaku tidak bisa memastikan apakah penunjukkan importir dilakukan secara objektif ataukah ada kecurangan. "Dalam prakteknya kita enggak ngerti," tukasnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dalam kasus suap impor daging sapi.

Luthfi yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR bersama AF diduga menerima suap Rp1 miliar dari pengusaha importir daging berinisial AAE dan JE dari PT Indoguna Utama di kawasan Pondok Bambu Jakarta Timur. Rabu lalu, Luthfi telah digelandang KPK dari Kantor DPP PKS di Pasar Minggu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
21 menit yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
9 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
10 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
10 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
10 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
11 jam yang lalu
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved