Utang UMKM korban gempa DIY tersisa Rp31,1 M

Senin, 04 Februari 2013 - 16:38 WIB
Utang UMKM korban gempa...
Utang UMKM korban gempa DIY tersisa Rp31,1 M
A A A
Sindonews.com - Jumlah kredit yang ditanggung pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di DI Yogyakarta yang menjadi korban gempa akan berkurang sangat signifikan setelah Komisi VI DPR RI memutuskan menghapus kredit macet korban gempa 2006 silam.

Data yang ada di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY hingga saat ini masih tersisa sekitar Rp31,1 miliar dari total awal sekiitar Rp75 milliar.

Bank Indonesia sendiri siap mengawal proses ini, agar penghapusan benar-benar terealisasi dengan baik. “Ini kabar gembira dan kami siap mengawalnya,” jelas Peneliti Senior KPBI DIY, Djoko Raharto di DIY, Senin (4/2/2013).

Berkurangnya nilai kredit yang macet ini, ujarnya, banyak terselesaikan dari program Corporate Social responsibility (CSR) dari perbankan. Sebagian kecil ada pelaku yang sukses bangkit dan mampu menyelesaikan tunggakan yang ada.

Proses penghapusan melalui CSR, ujar Djoko, sebenarnya sudah ditandatangani sejak 2010 silam. Namun pelaksanaanya banyak yang tidak terealisasi dengan berbagai pertimbangan. Kepentingan dan tarik ulur, menjadikan penyelesaian ini tertunda.

Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan BI DIY, Causa Imam Karana mengatakan sisa utang kredit ini terdiri dari bank umum milik pemerintah, bank swasta maupun BPR. Untuk Bank umum pemerintah Rp20,6 miliar dengan 298 debitur, bank umum swasta Rp6,5 miliar dengan 18 debitur dan BPR sebesar Rp4 miliar dengan 266 debitur.

Khusus untuk kredit di bank milik pemerintah, saat ini sudah ada daftar by name di Tim AdHoc bentukan Gubernur DIY. Sedangkan di bank swasta dan BPR akan ada mekanisme tersendiri. “Sekarang tinggal menunggu rapat umum pemegang saham luar biasa dan petunjuk teknisnya,” ujar Causa.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
7 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
15 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
38 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
49 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved