Baidu China laporkan kenaikan laba 57,5%

Selasa, 05 Februari 2013 - 13:56 WIB
Baidu China laporkan...
Baidu China laporkan kenaikan laba 57,5%
A A A
Sindonews.com - Perusahaan mesin pencari internet China, Baidu melaporkan keuntungan bersih tumbuh 57,5 persen pada 2012, meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara terbesar kedua dunia itu.

Menurut Analisa Konsultan Internet Internasional berbasis di Beijing, Baidu adalah mesin pencari paling dominan di China, memegang 79 persen dari total pasar pada kuartal keempat tahun lalu.

Perusahaan telah mendapatkan manfaat dari keputusan pencari internet AS, Google hengkang dari pasar China pada 2010, terkait sensor yang dilakukan Beijing.

Dalam pernyataannya, Baidu meraih kenaikan pendapatan sebesar 53,8 persen, menjadi USD3,5 miliar. Keuntungan perusahaan mencapai USD1,6 miliar pada 2012, namun pertumbuhan laba melambat 88,3 persen dibanding 2011.

"Baidu sekali lagi mencatat pertumbuhan yang solid pada 2012, di tengah kondisi makro yang menantang," kata presiden perusahaan dan CEO, Robin Li dalam pernyataannya seperti dilansir Global Post, Selasa (5/2/2013).

Tercatat, laba bersih Baidu pada kuartal keempat tahun lalu, naik 36,1 persen dari tahun ke tahun menjadi 448 juta yuan. Sementara pendapatan untuk tiga bulan melonjak 41,6 persen dari periode yang sama 2011, menjadi USD1,02 miliar.

Perusahaan mengatakan September lalu pihaknya berencana berinvestasi lebih dari 10 miliar yuan (USD1,6 miliar) dalam komputasi untuk membantu profitabilitas.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved