Industri batu bara AS terancam musnah

Rabu, 06 Februari 2013 - 20:51 WIB
Industri batu bara AS...
Industri batu bara AS terancam musnah
A A A
Sindonews.com - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama yang membatasi industri batu bara, menuai protes dari para pelaku usaha.

Kepala Eksekutif Murray Energy Corp, Robert Murray mengaku khawatir industri batu bara akan musnah karena Presiden Obama selalu mengkampanyekan tenaga angin dan matahari dalam upaya menurunkan emisi dari pembangkit listrik tenaga 'emas hitam' itu.

“Tak ada lagi pembangkit listrik tenaga batu bara yang dibangun. Tuan Obamalah penyebabnya. Saya kira industri batu bara akan dihapuskan pada 2035,” ujar Murray, seperti dilansir Reuters, Rabu (6/2/2013).

Penurunan industri batu bara juga didorong pasar bebas. Produksi gas alam AS naik 16 persen dari November 2008 sampai November 2012, menciptakan pasokan energi lebih murah yang membuat listrik pembangkit gas lebih kompetitif dibandingkan batu bara.

Bahkan, Badan Perlindungan Lingkungan Hidup AS (EPA) melihat pembangkit listrik tenaga batu bara sebagai sumber berbahaya gas buang.

Survei yang dilakukan kantor berita Reuters menemukan, bahwa 100 pembangkit listrik tenaga batu bara telah ditutup sejak 2010, dan 150 lagi direncanakan tutup sebelum dekade ini berakhir.
(dmd)
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Erick Thohir: Ekonomi...
Erick Thohir: Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Amerika
Amerika Resesi, Ini...
Amerika Resesi, Ini 3 Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
Isi Ulang Cadangan Gas,...
Isi Ulang Cadangan Gas, Eropa Harus Merogoh Kocek Rp182,5 Triliun
16 menit yang lalu
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
1 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
3 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
4 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
5 jam yang lalu
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
6 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved