Australia protes harga Microsoft, Apple dan Adobe

Senin, 11 Februari 2013 - 13:06 WIB
Australia protes harga...
Australia protes harga Microsoft, Apple dan Adobe
A A A
Sindonews.com - Tiga perusahaan teknologi global Microsoft, Apple dan Adobe dimintai keterangan terkait tingginya harga produk di Australia dibandingkan negara lain.

Dilansir Economic Times, Senin (11/2/2103), Komite Majelis Australia mengatakan, pihaknya akan memanggil ketiga perusahaan itu dalam sidang umum bulan depan, untuk menjelaskan mengapa pelanggan Australia harus membayar lebih untuk produk yang sama.

"Komite melihat dampak dari harga yang dibebankan kepada konsumen Australia untuk produk IT. Konsumen Australia sering membayar harga lebih tinggi untuk perangkat keras dan perangkat lunak dibanding orang-orang di negara lain," kata Majelis Australia dalam pernyataannya.

Permintaan penyelidikan menyusul protes yang diajukan kelompok advokasi konsumen Australia atas diskriminasi harga teknologi, musik, game, perangkat lunak, dan perangkat keras komputer.

Menurut kelompok konsumen tersebut, orang di Australia harus membayar rata-rata 73 persen lebih mahal untuk mendownload iTunes dibanding di Amerika Serikat, 69 persen lebih mahal pada produk komputer, bahkan 232 persen untuk download game pada PC.

Sementara perangkat lunak Office rata-rata 34 persen lebih mahal dibandingkan dengan AS. Sebagai contoh, satu paket perangkat lunak 8.665 dolar Australia (USD8,939) lebih mahal daripada Amerika Serikat.

Melalui panitia khusus, Apple dan Microsoft menyebutkan alasan harga berbeda di seluruh wilayah hukum karena berbagai faktor, termasuk biaya pengiriman, pajak daerah dan kurs mata uang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uji Coba Taksi tanpa...
Uji Coba Taksi tanpa Sopir di Tiongkok
VIDA Luncurkan Teknologi...
VIDA Luncurkan Teknologi Autentifikasi untuk Cegah Penipuan Ambil Alih Akun
MariaDB Perkuat Kehadiran...
MariaDB Perkuat Kehadiran di Indonesia, Gandeng Wahana Piranti Teknologi
Kolaborasi DTI dan Singapura,...
Kolaborasi DTI dan Singapura, Yudhistira Siap Jadi Hub AI Regional
Inovasi Digital Generasi...
Inovasi Digital Generasi Muda di Hacking Day
PT Yonyou Network Indonesia...
PT Yonyou Network Indonesia Dorong Implementasi AI di Dunia Usaha Lewat Customer Connect 2026
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved