Ekonomi AS terganggu aksi hacker

Selasa, 12 Februari 2013 - 13:08 WIB
Ekonomi AS terganggu...
Ekonomi AS terganggu aksi hacker
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan aksi yang dilakukan para hacker terhadap ekonomi 'Negeri Adidaya' telah merugikan puluhan miliar dolar per tahun.

China disebutkan sebagai salah satu pemain utama yang melancarkan serangan di dunia maya. Hal tersebut berdasarkan perkiraan Badan Intelijen Nasional AS. Mereka menyatakan para hacker menarget sektor energi, keuangan, teknologi informasi, dirgantara dan otomotif.

Beberapa perkiraan menilai ekonomi Amerika merugi puluhan miliar dolar setiap tahun akibat serangan tersebut. Tetapi karena sebagian perusahaan enggan melaporkan, kerugian sesungguhnya jauh lebih besar.

Gedung Putih sedang mempertimbangkan cara menghadapinya, dengan beberapa opsi termasuk kemungkinan tindakan di bidang perdagangan dan pembatasan visa.

Media AS, Washington Post, memperkirakan Presiden Barack Obama kemungkinan akan turun tangan mengeluarkan instruksi presiden mengenai keamanan internet pekan ini, untuk melindungi sektor swasta dari aksi hacker.

Dilansir The Telegraph, Selasa (12/2/2013), aksi hacker juga menganggu siaran KRTV, jaringan televisi Montana, AS. Pihak perusahaan menyatakan hacker masuk ke Emergency Alert System afiliasi Great Falls KRTV dan stasiun CW. Atas aksi tersebut pihak televisi meminta maaf kepada pelanggan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved