Sarman: Kisruh Kadin DIY tidak terkait 2014

Senin, 18 Februari 2013 - 16:46 WIB
Sarman: Kisruh Kadin...
Sarman: Kisruh Kadin DIY tidak terkait 2014
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri Provinsi DKI Jakarta (Kadin DKI Jakarta) membantah anggapan bahwa konflik yang terjadi antara Kadin pusat dan Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta berkaitan dengan kepentingan politik pihak-pihak tertentu pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

"Enggak ada itu, ini murni masalah internal saja. Saya rasa enggak ada kaitannya dengan 2014," tegas Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang saat ditemui di Galery Cafe TIM, Jakarta, Senin (18/2/2013).

Sarman mengemukakan, Kadin merupakan payung seluruh dunia usaha di Indonesia yang dibentuk secara resmi oleh pemerintah melalui Undang Undang. Karena itu, Kadin harus bebas dari kepentingan politik dan tidak boleh dihubung-hubungkan dengan politik.

"Kadin itu merupakan organ negara. Kadin itu kan dibentuk berdasarkan UU No 1/1987, Kadin itu sebagai penyambung lidah dunia usaha kepada pemerintah. Kadin itu sangat tidak elok kalau dikait-kaitkan dengan 2014," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Badan Pengurus Daerah Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPD API) DIY, Djadin C Djamaludin menilai, keputusan Kadin pusat memecat Nur Achmad Affandi justru menjadi blunder bagi Kadin pusat. Sebab permasalahan tidak hanya terjadi di daerah tetapi juga di pusat.

Ini tidak lepas adanya kepentingan oknum di tubuh Kadin dalam kepentingan politik. “Pastilah politik ada, apalagi ini akan menjelang pemilu 2014,” tandas Djadin, beberapa waktu lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
4 menit yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
1 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
1 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
1 jam yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved