Kemendag dan Kementan beda pendapat

Rabu, 20 Februari 2013 - 16:21 WIB
Kemendag dan Kementan...
Kemendag dan Kementan beda pendapat
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) ternyata berbeda pendapat soal perlu atau tidaknya penetapan Harga Patokan Pasar (HPP) kedelai.

Menurut Kemendag, HPP kedelai sangat mendesak untuk ditetapkan sebagai upaya meningkatkan produksi kedelai di dalam negeri. Sehingga, ketergantungan pada impor bisa dikurangi. Bahkan, Kemendag telah menyiapkan peraturan untuk menetapkan HPP kedelai.

"Kalau HPP ini ditentukan di harga yang cukup, ini bisa memberikan semangat produksi kedelai di Tanah Air. Pemberlakuan harga di level tertentu ini sangat bisa memberikan kepastian," kata Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan dalam kunjungannya ke Kampung Semanan, Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengklaim bahwa rencana penetapan HPP kedelai ini telah dibicarakan bersama dengan Kementan sehingga tidak beralasan apabila Kementan menyatakan HPP kedelai belum diperlukan.

"Kan anak buahnya, (Menteri Pertanian, Suswono) ikut juga di rapat-rapat kita, ini keputusan bersama. Ini kan tujuannya untuk bantu petani," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Suswono menyatakan, saat ini penetapan HPP kedelai belum diperlukan karena harga kedelai di pasaran dunia masih tinggi. "Belum ada penetapan HPP, belum diperlukan," kata Suswono, belum lama ini.

Namun, tidak adanya HPP bukan berarti pemerintah lepas tangan begitu saja terhadap harga kedelai. Pemerintah tetap mengendalikan harga kedelai melalui pengendalian stok kedelai yang dilakukan oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). "Bulog diminta bisa menjadi pengendali harga kedelai, importasi diatur oleh bulog," jelas dia.

Mentan mengungkapkan, harga ideal yang diinginkan para petani sebesar Rp7 ribu per kilogram (kg). "Minimal Rp7 ribu (per kg), petani hasil diskusi. Petani akan bergairah," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved