Persempit defisit, India kembali naikkan pajak emas

Kamis, 21 Februari 2013 - 16:34 WIB
Persempit defisit, India...
Persempit defisit, India kembali naikkan pajak emas
A A A
Sindonews.com - Sebagai konsumen emas terbesar di dunia, India kembali akan menaikkan pajak perhiasan untuk kedua kalinya tahun ini. Langkah tersebut dilakukan pemerintah untuk mempersempit pelebaran defisit anggaran. Namun, kebijakan itu akan membatasi permintaan perhiasan dan investasi emas.

"Saat ini pemerintah sedang mencari upaya untuk meningkatkan tugasnya, mungkin sampai 8 persen. Ketakutan industri kembali memberlakukan pajak cukai, yang dibatalkan tahun lalu. Saat ini pengutan pajak mencapai 6 persen," kata Bachhraj Bamalwa, ketua Federasi Dagang Batu Permata & Perhiasan (GJF) India, seperti dilansir Bloomberg, Kamis (21/2/2013).

Dilaporkan, pemerintah setempat akan mempresentasikan anggaran tahunannya pada 28 Februari nanti. "Kami menjaga jari-jari tidak menyeberang karena setiap perubahan akan berdampak buruk bagi industri. Kami akan senang jika status quo dipertahankan," ujar Bamalwa.

Saat ini, Menteri Keuangan India Palaniappan Chidambaram berusaha menahan defisit pengeluaran, dengan meningkatkan pajak. Pemerintah juga akan menaikkan tarif impor minyak goreng.

Emas rally untuk tahun ke-12 pada 2012, karena investor dan bank sentral meningkatkan pembelian yang memaksa India menaikkan tiga kali lipat bea masuk.Peningkatan retribusi dapat memotong impor sebanyak 20 persen dari 860 metrik ton pada 2012.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
1 jam yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
2 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
7 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved