PT Fastfood hitung potensi kerugian

Senin, 25 Februari 2013 - 14:03 WIB
PT Fastfood hitung potensi...
PT Fastfood hitung potensi kerugian
A A A
Sindonews.com - Peraturan pembatasan waralaba restoran di Indonesia dipastikan akan memengaruhi perusahaan, seperti PT Fastfood Indonesia, yang mengoperasikan lebih dari 400 restoran KFC di Indonesia. Aturan ini berlaku untuk semua franchisers mart-makanan, termasuk perusahaan publik.

"Kami masih mengevaluasi dan menghitung potensi dampak dari aturan baru. Kami tidak mengubah atau merevisi rencana investasi kami. Kami akan mengevaluasi dan menghitung langkah yang akan dilakukan dalam dua atau tiga minggu," ujar Direktur PT Fastfood Indonesia, Justinus D Juwono, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (25/2/2013).

Seperti diketahui, dalam Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) No 07/M-DAG/PER/2/2013, tentang Pengembangan Kemitraan dalam Waralaba Jenis Usaha Jasa Makanan dan Minuman, perusahaan diizinkan mengoperasikan maksimal 250 outlet.

"Ini mungkin akan memperlambat dan akan menghambat," kata Darren Tristano, wakil presiden eksekutif lembaga riset Technomic Inc untuk Yum, berbasis di Chicago, AS.

Brands Inc (Yum), pemilik rantai makanan cepat saji KFC dan Pizza Hut, terpaksa memperlambat pertumbuhan toko di Indonesia, karena peraturan baru pemerintah Indonesia untuk melindungi usaha kecil dan menengah tersebut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pameran Waralaba FLEI...
Pameran Waralaba FLEI 2024 Bakal Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Optimistis Sambut Tahun...
Optimistis Sambut Tahun Baru, 87 Persen Pengusaha Waralaba Siap Ekspansi di 2022
Sangat Prospek, di Tengah...
Sangat Prospek, di Tengah Krisis, Waralaba Alfamart Tetap Bertumbuh
10 Franchise dengan...
10 Franchise dengan Film Terbanyak, Ada yang Sampai Ratusan
Permintaan Tinggi, Franchise...
Permintaan Tinggi, Franchise & License Expo Indonesia Hadir 2 Kali Tahun Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
17 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
34 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
4 Kerugian yang Terjadi...
4 Kerugian yang Terjadi Jika BTN Berganti Nama Menjadi BPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved