BJB klaim pemberian kredit KBU sesuai aturan

Selasa, 26 Februari 2013 - 17:37 WIB
BJB klaim pemberian...
BJB klaim pemberian kredit KBU sesuai aturan
A A A
Sindonews.com - PT Bank Jabar Banten (Bank BJB) Tbk membantah proses pemberian kredit kepada Koperasi Bina Usaha (KBU) Sukabumi senilai Rp38,7 miliar tidak didasari proses assessment.

“Pemberian kredit didasarkan atas kinerja KBU Sukabumi selama beberapa periode. Koperasi tersebut memiliki track record baik dan masuk pada jajaran 100 koperasi terbaik di Indonesia,” jelas Pemimpin Divisi Corporate Secretari Bank BJB, Sofi Suryasnia saat konferensi pers di Jalan Sumatera, Kota Bandung, Selasa (26/2/2013).

Pernyataan manajemen Bank BJB ini menanggapi aduan Budget Advocacy Group (BAG) atas dugaan tindakan korupsi di lingkungan Pemprov Jabar kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). BAG menilai, pemberian kredit senilai Rp38,7 miliar kepada KBU Sukabumi tidak sesuai. Kredit tersebut diduga cair karena ada tekanan dari pejabat di lingkungan Pemprov Jabar.

Bank BJB, lanjut Sofi, membatah adanya campur tangan pihak lain pada pemberian kredit. Menurut dia, pemberian kredit kepada KBU Sukabumi sesuai dengan ketentuan perbankan. Disebutkan dia, KBU Sukabumi tercatat mendapat pinjaman dari lima bank dan satu lembaga pembiayaan dengan status kolektabilitas lancar. Outstanding KBU Sukabumi saat ini pada posisi Rp34,8 miliar.

Menurut dia, proses pemberian kredit kepada KBU Sukabumi telah dilakukan sejak lama. Setelah dilakukan survei, Bank BJB menyatakan KBU Sukabumi layak mendapat pembiayaan. Pemberian kredit kepada KBU Sukabumi mulai Maret 2012 dan diberikan bertahap.

Kredit kepada KBU Sukabumi merupakan kredit eksekuting modal kerja kepada koperasi. Artinya, KBU Sukabumi memiliki wewenang menyalurkan kredit kepada anggotanya. Saat ini, koperasi tersebut memiliki lebih dari 1.000 orang anggota.

KBU Sukabumi bergerak pada berbagai sektor usaha. Mulai dari bidang usaha simpan pinjam, distribusi sembako, perdagangan umum, jasa kontruksi dan jasa lainnya, perbengkelan, pertanian dan peternakan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
bank bjb Catat Laba...
bank bjb Catat Laba Rp2,6 Triliun, Siap Hadapi Tahun 2022 dengan Optimisme
Pembobol Dana Nasahah...
Pembobol Dana Nasahah Bank BJB Ditangkap
Bank bjb Catat Peningkatan...
Bank bjb Catat Peningkatan Transaksi Digital
BJB Tingkatkan Layanan...
BJB Tingkatkan Layanan di Tengah Pandemi Covid-19
RUPSLB Bank BJB Dorong...
RUPSLB Bank BJB Dorong Pertumbuhan Kredit di Segmen Komersial dan UMKM
Bank bjb Catat Laba...
Bank bjb Catat Laba Bersih Rp418 Miliar di Kuartal I 2020
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
10 menit yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
19 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
1 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
1 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
2 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
3 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved