Dirut BTN: Agus kurang pengalaman bidang moneter

Rabu, 27 Februari 2013 - 17:42 WIB
Dirut BTN: Agus kurang...
Dirut BTN: Agus kurang pengalaman bidang moneter
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Maryono menilai Menteri Keuangan, Agus Martowardojo yang kini sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) memiliki kekurangan di bidang kebijakan moneter.

Meski demikian, Maryono berpendapat Agus sangat menguasai bidang fiskal. Kekurangannya menguasai dalam bidang moneter, akan ditutupi oleh para deputi BI jika Agus terpilih menjadi Gubernur BI.

"Pak Agus Marto sangat berpengalaman di fiskal. Sedangkan moneter dipenuhi oleh deputi-deputi di BI. Sehingga, bisa diseimbangkan, moneter dan fiskal bisa berjalan seimbang," kata Maryono usai konferensi pers pemaparan kinerja kuartal IV BTN di Kantornya, Jakarta, Rabu (27/2/2013).

Karena itu, Maryono tetap mendukung Agus untuk menjadi Gubernur BI. Dia mengatakan, keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengajukan nama Agus sebagai calon tunggal Gubernur BI merupakan keputusan tepat. "Itu sebabnya memilih Pak Agus Marto itu sangat tepat," ujarnya.

Senada dengan Maryono, sebelumnya pengamat ekonomi Faisal Basri berpendapat bahwa Agus belum memiliki kapabilitas untuk memimpin BI karena pengetahuannya mengenai kebijakan moneter masih kurang. Pengetahuan dan pengalamannya dalam dunia perbankan tidak aplikatif untuk BI.

"Bank Indonesia itu bukan agregasi dari bank-bank yang ada. Jadi Bank Indonesia itu bukan Bank Mandiri, BNI, BRI digabung. Central bank itu punya logika yang berbeda butuh kemampuan yang berbeda," ujarnya, pekan lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
56 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Jumlah Dokter di Indonesia...
Jumlah Dokter di Indonesia Kurang dan Tidak Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved