Iwata desak revisi UU Bank Sentral Jepang

Selasa, 05 Maret 2013 - 15:12 WIB
Iwata desak revisi UU...
Iwata desak revisi UU Bank Sentral Jepang
A A A
Sindonews.com - Revisi undang-undang yang menjamin independensi bank sentral diperlukan sehingga secara eksplisit Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) dapat melakukan pilihan secara bebas untuk memenuhi target inflasi.

Hal tersebut disampaikan, Kikuo Iwata, calon deputi gubernur bank sentral di parlemen, seperti dilansir Reuters, Selasa (5/3/2013). "Revisi UU diperlukan agar dapat melakukan pilihan untuk memenuhi target inflasi," ucapnya.

Meski demikian, Iwata menyadari revisi terhadap hukum BoJ tidak mungkin terjadi sesegera mungkin tetapi perdebatan di parlemen sangat diperlukan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Shinzo Abe menominasikan Iwata, yang merupakan profesor dari Universitas Gakushuin, Tokyo, menjadi salah satu dari dua deputi gubernur baru bank sentral Jepang.

Langkah itu dalam upaya mendorong pelonggaran moneter yang lebih agresif untuk memenuhi target inflasi 2 persen dan mengakhiri deflasi hampir dua dekade.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved