Kembangkan aplikasi bisnis UKM, Telkom siapkan Rp10 M
Selasa, 05 Maret 2013 - 16:32 WIB
Kembangkan aplikasi bisnis UKM, Telkom siapkan Rp10 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menyiapkan Rp10 Miliar untuk pengembangan aplikasi bisnis online bagi UKM pada 2013. Investasi tersebut untuk pengembangan aplikasi dan penyediaan layanan yang meliputi Device, Network, Application dan Platform.
Tersedianya layanan tersebut, membuat UKM semakin mudah go global karena semua berbasis internet. Executive General Manager Telkom Divisi Business Service, Arko Maryono mengatakan, saat ini sebagian besar UKM di Indonesia dibebani berbagai biaya yang tidak relevan sejak awal bisnis. Hal itu membuat perkembangan UKM terhambat.
"Dengan berbasis online, UKM di Indonesia akan cepat tumbuh dan go global," kata Arko saat acara IndiPreneur 2013 di Gramedia Expo, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (5/3/2013).
Di IndiPreneur ini, Telkom memberikan akses internet dan berbagai aplikasi bisnis online. Seperti, web hosting, domain name, dan e-commerce aplication secara gratis bagi pelaku UMKM. Secara teknis aplikasi tersebut gratis. Namun para UKM hanya membayar ketika terjadi transaksi.
"Mereka hanya akan membayar ketika terjadi transaksi bisnis online dengan nilai berkisar Rp100 sampai Rp1.000 per transaksi online," jelasnya.
Aplikasi yang dikembangkan ini menggunakan konsep open platform sehingga membuka kesempatan bagi pihak-pihak lain, seperti content developer dan Aplication developer.
Dia juga menjelaskan, untuk menunjang kegiatan tersebut diselenggarakan IndiPreneur. Pasalnya, UMKM merupakan penyokong ekonomi di Indonesia yang jumlahnya mencapai 55 juta UKM di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 22 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Namun, dari 55 juta UMKM belum ada 1 persen yang go online atau go global. "Sekitar 75 ribu yang baru mempunyai lapak online di internet," tukasnya.
Menurut Arko, dengan aplikasi bisnis ini, akan menjadikan profesi entrepreneur masyarakat semakin berkembang. "Go global UKM ini akan cepat karena terbantu dengan teknologi yang ada saat ini," ujarnya.
Tersedianya layanan tersebut, membuat UKM semakin mudah go global karena semua berbasis internet. Executive General Manager Telkom Divisi Business Service, Arko Maryono mengatakan, saat ini sebagian besar UKM di Indonesia dibebani berbagai biaya yang tidak relevan sejak awal bisnis. Hal itu membuat perkembangan UKM terhambat.
"Dengan berbasis online, UKM di Indonesia akan cepat tumbuh dan go global," kata Arko saat acara IndiPreneur 2013 di Gramedia Expo, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (5/3/2013).
Di IndiPreneur ini, Telkom memberikan akses internet dan berbagai aplikasi bisnis online. Seperti, web hosting, domain name, dan e-commerce aplication secara gratis bagi pelaku UMKM. Secara teknis aplikasi tersebut gratis. Namun para UKM hanya membayar ketika terjadi transaksi.
"Mereka hanya akan membayar ketika terjadi transaksi bisnis online dengan nilai berkisar Rp100 sampai Rp1.000 per transaksi online," jelasnya.
Aplikasi yang dikembangkan ini menggunakan konsep open platform sehingga membuka kesempatan bagi pihak-pihak lain, seperti content developer dan Aplication developer.
Dia juga menjelaskan, untuk menunjang kegiatan tersebut diselenggarakan IndiPreneur. Pasalnya, UMKM merupakan penyokong ekonomi di Indonesia yang jumlahnya mencapai 55 juta UKM di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 22 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Namun, dari 55 juta UMKM belum ada 1 persen yang go online atau go global. "Sekitar 75 ribu yang baru mempunyai lapak online di internet," tukasnya.
Menurut Arko, dengan aplikasi bisnis ini, akan menjadikan profesi entrepreneur masyarakat semakin berkembang. "Go global UKM ini akan cepat karena terbantu dengan teknologi yang ada saat ini," ujarnya.
(izz)
Lihat Juga :