KPPU minta calon Gubernur BI sepakati pakta integritas

Kamis, 07 Maret 2013 - 13:19 WIB
KPPU minta calon Gubernur...
KPPU minta calon Gubernur BI sepakati pakta integritas
A A A
Sindonews.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam waktu dekat akan menyodorkan draf pakta integritas kepada calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan dipilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Ketua Umum KPPU, Muhammad Nawir Messi mengatakan, pakta intergritas yang disodorkan itu memuat kesepakatan agar Gubernur BI harus berusaha menurunkan suku bunga pinjaman kepada masyarakat seperti negara-negara maju lainnya.

"Suku bungan pinjaman di bank kita selisihnya sangat jauh dari suku bunga deposito atau tabungan. Ini sebenarnya sudah tidak sehat, karena untuk meminjam uang harus mengembalikan dengan bunga yang tinggi, sementara saat menabung bunganya rendah," katanya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/3/2013).

Kondisi tersebut, lanjut Nawir, keuntungan bank sangat besar, tetapi tidak dipedulikan. Dia mencontohkan, suku bunga pinjaman bank saat ini rata-rata 9-10 persen. Sementara, suku bunga tabungan hanya 2-5 persen. Selisihnya sangat banyak yang seluruh keuntungannya diambil bank.

Karena itu, KPPU dalam kepengurusan baru pasca kepemimpinan Tadjuddin Noer Said berharap gubernur BI nantinya akan menandatangani pakta integritas itu. Hal ini guna mengejar ketertinggalan dengan Malaysia, China, dan Korea.

"Tidak mesti harus sama dengan negara-negara lain, minimal mendekati saja. Sehingga, masyarakat tidak akan terus terbebani dengan suku bunga pinjaman yang tinggi, sementara roda perekonomian semakin fluktuatif," ujarnya.
kata dia.

Adanya kesepakatan dengan Gubernur BI untuk menekan suku bunga pinjaman, pihaknya menilai akan ada harapan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia untuk maju dan menghadapi masyarakat ekonomi asean 2015.

"Drafnya sedang kami susun dan segera diberikan ke DPR khususnya Komisi XI, sebelum dilakukan pemilihan 25 Maret. Hal serupa juga kita lakukan saat pemilihan presiden lalu agar presiden peduli dengan persaingan usaha di Indonesia," tambah Komisaris KPPU, Syarkawi Rauf.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved