BPH Migas sarankan LCGC pakai BBG

Rabu, 13 Maret 2013 - 13:59 WIB
BPH Migas sarankan LCGC...
BPH Migas sarankan LCGC pakai BBG
A A A
Sindonews.com - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)) meminta agar produsen mobil murah dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) untuk memproduksi mobil dengan Bahan Bakar Gas (BBG).

Anggota Komite BPH Migas, Qoyum Tjandranegara mengatakan, masyarakat yang menggunakan mobil murah tersebut keberatan bila LCGC menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi. Karena itu, sebaiknya mobil tersebut diciptakan dengan menggunakan BBG.

"Mobilnya (LCGC) pakai (bahan bakar) gas saja, kalau Pertamax kemahalan ya pakai gas," kata Qoyum usai Seminar Open Access di Kemenperin, Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Menurut Qoyum, penggunaan BBG pada LCGC akan menghindarkan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Pasalnya, saat ini subsidi BBM sudah telampau tinggi, yakni mencapai Rp194 triliun atau hampir 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanjan Negara (APBN). "Kalau menurut saya, diarahkan pakai CNG, masalahnya subsidi kita sudah hampir Rp300 triliun," ungkap dia.

Qoyum juga mengemukakan, produsen LCGC harus sanggup untuk menerapkan penggunaan BBG. Hal tersebut bisa dilakukan dengan hanya melakukan perubahan komponen pada mobil yang semula didesain menggunakan BBM diubah menjadi menggunakan BBG.

"Pabrikan mobil harus sanggup, kan tinggal pasang saja converternya. Seperti di Pakistan dan India itu mobil dari pabrik sudah dipasang conveternya," tukasnya.

Lebih lanjut, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan BBG, BPH Migas berharap pembangunan Stasiun Bahan Bakar Gas (SPBG) dapat selesai tahun ini, kurang lebih sebanyak 40 SPBG di Indonesia. "Makannya tahun ini kita berharap sudah berkembang di 40 lokasi, kalau 2 canopy jadi 80," pungkas Qoyum.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sejarah Baru, Erika...
Sejarah Baru, Erika Retnowati jadi Perempuan Pertama yang Pimpin BPH Migas
BPH Migas Setujui Ponpes...
BPH Migas Setujui Ponpes di Sumsel Miliki 6 Mini SPBU
BPH Migas Harap Kuota...
BPH Migas Harap Kuota BBM Subsidi Cukup Hingga Akhir Tahun
BPH Migas Dorong Percepatan...
BPH Migas Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang
Kepala BPH Migas dan...
Kepala BPH Migas dan Anggota Komisi VII DPR RI Kunjungi Bupati Batang dan KI Batang
BPH Migas Sosialisasikan...
BPH Migas Sosialisasikan Keputusan Kepala BPH Migas No. 04 Tahun 2020
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
5 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
6 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
6 jam yang lalu
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved