IHSG diprediksi masih akan lanjutkan pelemahan
Kamis, 14 Maret 2013 - 08:18 WIB
IHSG diprediksi masih akan lanjutkan pelemahan
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih akan melanjutkan pelemahan.
“Pada perdagangan hari ini (14/3) IHSG diperkirakan akan mengalami pelemahan, dimana hal ini terlihat dari indikator stochastic dan RSI yang menghasilkan sinyal bearish," kata Head of Research e-Trading Securities, Betrand Raynaldi, Kamis (14/3/2013).
Dia memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4.750-4.900 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan, antara lain INDY, INTP, dan MAPI.
Sementara pada perdagangan Rabu (13/3) Indeks Dow Jones ditutup naik 5,22 poin (+0,04 persen) ke 14.455,28 setelah rilis data retail sales yang lebih baik dari ekspektasi meningkatkan optimisme pada perekonomian.
Minyak light sweet diperdagangkan di level USD92 per barel di New York ditengah rilis data Energy Information Administration yang menunjukkan peningkatan persediaan minyak Amerika Serikat.
IHSG Rabu (13/3) ditutup turun 18,87 poin (-0,39 persen) ke 4.835,44 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp292 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli, antara lain SMGR, ASII, ASRI, GGRM, dan BSDE.
Mata uang rupiah terapresiasi ke 9.689 per USD. Secara teknikal penurunan IHSG kemarin merupakan bagian dari konsolidasi.
“Pada perdagangan hari ini (14/3) IHSG diperkirakan akan mengalami pelemahan, dimana hal ini terlihat dari indikator stochastic dan RSI yang menghasilkan sinyal bearish," kata Head of Research e-Trading Securities, Betrand Raynaldi, Kamis (14/3/2013).
Dia memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4.750-4.900 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan, antara lain INDY, INTP, dan MAPI.
Sementara pada perdagangan Rabu (13/3) Indeks Dow Jones ditutup naik 5,22 poin (+0,04 persen) ke 14.455,28 setelah rilis data retail sales yang lebih baik dari ekspektasi meningkatkan optimisme pada perekonomian.
Minyak light sweet diperdagangkan di level USD92 per barel di New York ditengah rilis data Energy Information Administration yang menunjukkan peningkatan persediaan minyak Amerika Serikat.
IHSG Rabu (13/3) ditutup turun 18,87 poin (-0,39 persen) ke 4.835,44 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp292 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli, antara lain SMGR, ASII, ASRI, GGRM, dan BSDE.
Mata uang rupiah terapresiasi ke 9.689 per USD. Secara teknikal penurunan IHSG kemarin merupakan bagian dari konsolidasi.
(rna)
Lihat Juga :