Andalkan Telkomsel, Telkom bidik kenaikan laba 8%
Rabu, 20 Maret 2013 - 17:04 WIB
Andalkan Telkomsel, Telkom bidik kenaikan laba 8%
A
A
A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan pertumbuhan laba perusahaan di atas rata-rata pertumbuhan industri sekitar 8 persen pada 2013.
Operation Vice President Public Relation PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Arif Prabowo mengatakan, setiap tahun laba Telkom tumbuh positif. Tahun lalu, Telkom mencatat pertumbuhan laba sekitar 17,2 persen dari pencapaian 2011 sekitar Rp10 triliun menjadi Rp12,8 triliun pada 2012.
“Tahun ini, pertumbuhan laba diharapkan melebihi rata rata pertumbuhan industri atau sekitar 8 persen,” jelas Arif Prabowo di sela-sela pengenalan manajemen baru PT Telkom Indonesia di Jalan Laswi, Kota Bandung, Rabu (20/3/2013).
Menurut dia, pertumbuhan laba diharapkan disokong pertumbuhan kinerja Telkomsel di tahun ini. Selama ini, lanjut dia, 70 persen pendapatan Telkom masih disokong oleh pertumbuhan bisnis telekomonikasi yang dikelola Telkomsel dan telekomunikasi yang dikelola Telkom. Sementara sisanya dari empat anak perusahaan Telkom lainnya.
Telkom, lanjut Arif, tahun ini berkomitmen menjaga pertumbuhan perusahaan double digit atau lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk mendorong kinerja perusahaan tetap baik, tahun ini Telkom menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp20 triliun, lebih tinggi 7 persen dari capex tahun sebelumnya.
Alokasi tersebut sebagian besar dialokasikan untuk pengadaan insfrastruktur Telkomsel dan lainnya. “Kelengkapan insfrastruktur Telkom terus diperluas. Misalnya memperluas jaringan fiber optic sampai Irian Jaya,” jelas Arif.
Selain itu, tahun ini Telkom juga mencanangkan 1 juta wifi di seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan accessibility masyarakat pada internet. Upaya tersebut, lanjut dia, akan menyedot dana cukup besar.
Operation Vice President Public Relation PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Arif Prabowo mengatakan, setiap tahun laba Telkom tumbuh positif. Tahun lalu, Telkom mencatat pertumbuhan laba sekitar 17,2 persen dari pencapaian 2011 sekitar Rp10 triliun menjadi Rp12,8 triliun pada 2012.
“Tahun ini, pertumbuhan laba diharapkan melebihi rata rata pertumbuhan industri atau sekitar 8 persen,” jelas Arif Prabowo di sela-sela pengenalan manajemen baru PT Telkom Indonesia di Jalan Laswi, Kota Bandung, Rabu (20/3/2013).
Menurut dia, pertumbuhan laba diharapkan disokong pertumbuhan kinerja Telkomsel di tahun ini. Selama ini, lanjut dia, 70 persen pendapatan Telkom masih disokong oleh pertumbuhan bisnis telekomonikasi yang dikelola Telkomsel dan telekomunikasi yang dikelola Telkom. Sementara sisanya dari empat anak perusahaan Telkom lainnya.
Telkom, lanjut Arif, tahun ini berkomitmen menjaga pertumbuhan perusahaan double digit atau lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk mendorong kinerja perusahaan tetap baik, tahun ini Telkom menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp20 triliun, lebih tinggi 7 persen dari capex tahun sebelumnya.
Alokasi tersebut sebagian besar dialokasikan untuk pengadaan insfrastruktur Telkomsel dan lainnya. “Kelengkapan insfrastruktur Telkom terus diperluas. Misalnya memperluas jaringan fiber optic sampai Irian Jaya,” jelas Arif.
Selain itu, tahun ini Telkom juga mencanangkan 1 juta wifi di seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan accessibility masyarakat pada internet. Upaya tersebut, lanjut dia, akan menyedot dana cukup besar.
(gpr)
Lihat Juga :