PHRI DIY desak moratorium pembangunan hotel baru

Senin, 08 April 2013 - 16:13 WIB
PHRI DIY desak moratorium...
PHRI DIY desak moratorium pembangunan hotel baru
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DI Yogyakarta (DIY) meminta Pemkot Yogyakarta dan Pemkab Sleman mengeluarkan moratorium pembangunan hotel baru.

Hal itu dikarenakan jumlah hotel di kedua kabupaten/kota ini sudah padat. Pengembang diarahkan untuk membidik tiga kabupaten lain. Ketua PHRI DIY, Istidjab Danunagoro mengatakan, masih ada sekitar 20 hotel baru yang akan beroperasi di Yogyakarta hingga 2015. Saat ini mereka sudah amengantongi izin dan sedang dalam proses produksi.

Dipastikan penambahan hotel baru ini akan menjadikan persaingan hotel semakin ketat. Selama ini, hotel bintang dan melati banyak terdapat di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Sedangkan tiga kabupaten lain, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul masih minim.

"Untuk Sleman dan kota harus dibatasi, ini diarahkan di tiga kabupaten lain," katanya, Senin (8/4/2013).

Menurutnya, setelah Grand Cokro beroperasi, masih ada beberapa hotel bintang baru yang akan hadir. Diantaranya Gowongan In Horison, Fave Hotel Kledokan, dan beberapa hotel lainnya. Mereka akan mengejar operasional sebelum lebaran tahun ini. Sebab saat lebaran hotel akan full boked dan bisa bermain harga.

Agar tidak terjadi perang tarif, PHRI sudah mengeluarkan imbauan pada managemen hotel untuk menjaga tarif kamar. Semuanya harus menggunakan ambang batas terbawah dan menyepakati aturan yang ada. "Jangan jor-joran memainkan harga, persaingan harus tetap sehat," katanya.

Menurut Istidjab, kebijakan pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) membuat beban dunia perhotelan menjadi berat. Listrik memberikan peranan 10 persen bagi pengeluaran biaya produksi. Akiabtnya ketika tarif naik, biaya operasional juga akan membengkak.

"Kita akan efisiensi listrik, dengan mematika lift pada jam tertentu, mengurangi AC dan mematikan lampu yang tidak perlu," kata General Manager Grand Quality Hotel Yogyakarta ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
12 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved