Dirikan anak usaha baru, ITMG investasi USD1,1 juta

Senin, 08 April 2013 - 17:57 WIB
Dirikan anak usaha baru,...
Dirikan anak usaha baru, ITMG investasi USD1,1 juta
A A A
Sindonews.com - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) akan menginvestasikan USD1,1 juta untuk ekspansi bisnis batu bara dengan mendirikan anak usaha baru yaitu PT ITM Indonesia.

Direktur Keuangan ITMG, Edward Manurung mengatakan, anak usaha tersebut tercatat didirikan pada 5 April 2013. Saat ini masih dalam proses persetujuan Kemenkumham. Anak usaha ini direncanakan akan beroperasi setelah semua perizinan diperoleh dan business plannya disetujui manajemen.

"Kepemilikan perseroan mencapai 99,99 persen pada anak usaha di bidang batu bara tersebut," ujar Roslini di Jakarta, Senin (8/4/2013).

Dia mengatakan, anak usaha tersebut untuk memberi nilai tambah terhadap produk batu bara perseroan dan menciptakan fleksibilitas dalam perdagangan. Anak usaha tersebut mendukung perseroan yang telah menguasai lima konsesi di Provinsi Kalimantan Timur. Perseroan juga mengoperasikan enam konsesi di pulau tersebut.

Menururtnya, dengan anak usaha baru tersebut maka perseroan dapat mengintegrasikan operasi penambangan batu bara, pengolahan dan logistik. Perseroan juga memiliki dan mengoperasikan Terminal Batubara Bontang (BoCT), tiga pelabuhan muat, dan Pembangkit Listrik Bontang.

Kelima perusahaan tersebut adalah PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Jorong Barutama Greston dan PT Kitadin (Embalut), PT Bharinto Ekatama dan PT Kitadin (Tandung Mayang).

Tahun ini perseroan menetapkan target produksi dan penjualan batu bara mencapai 29 juta ton. Pada 2012 perseroan menjual batu bara sebanyak 27,2 juta ton yang dikirimkan ke China, Jepang, India, Indonesia dan negara lainnya di Asia Timur.

China menduduki pemasaran penjualan sebesar 26 persen, sementara Jepang sebesar 18 persen ,dan India sebesar 12 persen. Untuk Taiwan 8 persen, Filipina 6 persen, Thailand 7 persen, Malaysia 2 persen, Italia 1,4 persen, Hong Kong 2 persen, Korea Selatan 6 persen, negara lain 5 persen, dan pasar domestik sebesar 9 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Aneka Gas Industri...
PT Aneka Gas Industri Berubah Nama Jadi PT Samator Indo Gas
Gubernur Erzaldi Sepakati...
Gubernur Erzaldi Sepakati Kerjasama dengan PT Paidi Indo Porang
Kasus Suap Benur, KPK...
Kasus Suap Benur, KPK Panggil Direktur PT Grahafoods Indo Pasifik
Perkuat Ekspansi Bisnis...
Perkuat Ekspansi Bisnis Nasional, Dahua Kolaborasi PT ECS Indo Jaya
Nasabah Minta Masa Pendaftaran...
Nasabah Minta Masa Pendaftaran Utang PKPU PT MPIP Diperpanjang
Sarat Kejanggalan, Pengadilan...
Sarat Kejanggalan, Pengadilan Niaga Harus Batalkan Proses PKPU PT Inet Global Indo
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
58 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved