Ini kinerja kementan yang perlu dapat perhatian

Rabu, 10 April 2013 - 15:32 WIB
Ini kinerja kementan...
Ini kinerja kementan yang perlu dapat perhatian
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan hasil kinerja atas Program Swasembada Daging Sapi (PSDS) yang dilakukan pada Agustus-Oktober 2011, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menyimpulkan, bahwa target dan tujuan PSDS tidak akan tercapai.

Hal tersebut disebabkan Kementerian Pertanian (Kementan) belum menunjukkan kinerja yang baik dalam pengendalian impor daging sapi. Setidaknya, ada beberapa hasil pemeriksaan kinerja Kementan yang perlu mendapat perhatian.

Pertama, pencegahan penyembelihan sapi betina produktif tidak efektif. Dia menjelaskan, dalam dokumen Blue Print PSDS 2014 dinyatakan bahwa penyembelihan sapi betina produktif (SBP) di Indonesia telah mencapai tingkat yang membahayakan bagi keberlangsungan pengembangan populasi sapi nasional, yaitu sebanyak 200 ribu ekor/tahun.

"Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan RI juga menunjukkan data bahwa penyembelihan SBP pada 2010 telah mencapai 204.196 ekor atau 11,8 persen dari jumlah sapi yang disembelih secara nasional," ujar Anggota BPK RI, Ali Masykur Musa saat jumpa pers di kantor pusat BPK, Jakarta, Rabu (10/4/2013).

Kedua, tentang pelaksanaan kegiatan-kegiatan PSDS 2010 yang pendanaannya menggunakan sistem bantuan sosial ternyata tidak efektif menunjang program PSDS 2014.

"Bantuan sosial 2010 sebesar Rp12,18 miliar kepada 28 kelompok ternak di 15 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan untuk program pengembangan sumber pembibitan sapi potong, ternyata tidak efektif. Karena tidak berlokasi di wilayah potensi sumber bibit sapi Bali dan Instalasi Pembibitan Rakyat (IPR) yang telah ditetapkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 463/VIII/1976 tanggal 11 Agustus 1976," tuturnya.

Sekadar diketahui, pada semester II/2012, BPK RI telah melakukan pemeriksaan atas PSDS Tahun 2010 sampai 2012. Dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014, Pemerintah menargetkan swasembada daging sapi akan dicapai pada 2014, yaitu terwujudnya komposisi pemenuhan konsumsi daging sapi dari produksi lokal sebesar 90 persen dan dari impor sebesar 10 persen. Seperti diketahui, pada 2010, impor daging sapi masih 30 persen.

Menteri Pertanian melalui Peraturan Menteri Pertanian No 19/2010 telah menetapkan Blue Print PSDS yang memuat rencana kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai swasembada daging sapi. Yaitu peningkatan penyediaan bakalan dan daging sapi lokal, peningkatan produktivitas dan reproduktivitas ternak sapi lokal, pencegahan pemotongan sapi betina produktif, penyediaan bibit sapi dan pengaturan stok daging sapi dalam Negeri.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
18 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
41 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
58 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved