Dasar ekonomi Jepang dinilai tak efektif

Sabtu, 13 April 2013 - 15:47 WIB
Dasar ekonomi Jepang...
Dasar ekonomi Jepang dinilai tak efektif
A A A
Sindonews.com - Mantan Gubernur Tokyo, Shintaro Ishihara mengkritik kebijakan ekonomi pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe, 'Abenomic'. Pajak rendah dinilainya tidak efektif bagi pertumbuhan ekonomi negara.

Dia berpendapat dasar negara harus diubah, karena sistem yang saat ini didasarkan pada standar kesejahteraan tinggi dan beban pajak rendah tidak bekerja.

Ishihara juga menyoroti kebijakan pelonggaran kuantitatif dalam agenda ekonomi agresif akan mengarah pada konflik dan perang mata uang.

"Bangsa ini didukung oleh kekuatan militer dan ekonomi. Sebuah industri pertahanan terbaik dapat berkontribusi untuk revitalisasi ekonomi suatu negara," ujarnya, seperti dilansir dari Japan Today, Sabtu (13/4/2013).

Seperti diketahui, Jepang pekan lalu telah mengeluarkan stimulus besar untuk memenuhi target inflasi sebesar 2 persen. Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda mengatakan, bank sentral dan pemerintah telah sepakat berbagi tanggung jawab dalam upaya menghidupkan kembali perekonomian negara, termasuk restrukturisasi fiskal.

"Kami sangat mengharapkan pemerintah bergerak di depan. Sangat penting bagi pemerintah menunjukkan arah masa depan konsolidasi fiskal dan terus membuat kemajuan untuk mereformasi struktur fiskal," kata Kuroda.

Kuroda telah mengumumkan rencana untuk mempercepat penambahan jumlah uang beredar selama dua tahun ke depan. Dia akan mencapai hal tersebut dengan meningkatkan pembelian aset berisiko, seperti exchange-traded funds (ETF), real-estate investment trust, serta menyedot obligasi pemerintah jangka panjang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved