2012, Krakatau Steel catat rugi USD20,4 juta

Sabtu, 20 April 2013 - 15:57 WIB
2012, Krakatau Steel...
2012, Krakatau Steel catat rugi USD20,4 juta
A A A
Sindonews.com - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sepanjang 2012 mencatat rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD20,43 juta, merosot dibanding tahun 2011 yang mencatatkan laba sebesar USD151,34 juta.

Sementara pendapatan bersih perseroan meningkat sekitar 12,81 persen menjadi USD2,29 miliar dibanding tahun sebelumnya USD2,03 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dipaparkan bahwa kontribusi dari turunnya laba tersebut akibat meningkatnya beban pokok pendapatan dan penjualan, turunnya laba pengalihan aset tetap dan pematangan tanah.

Selain itu, perseroan juga mencatat rugi dari entitas asosiasi, turunnya pendapatan keuangan dan laba selisih kurs serta naiknya beban keuangan.

Adapun beban pokok naik menjadi USD2,17 miliar dibanding tahun sebelumnya USD1,87 miliar. Beban penjualan meningkat menjadi USD42,46 juta dari USD31,87 juta. Sedangkan laba pengalihan aset menurun menjadi USD6,98 juta dari USD83,26 juta dan laba pematangan tanah berkurang dari USD7,92 juta menjadi USD917 ribu.

Sementara rugi entitas asosiasi tercatat sebesar USD5,43 juta dari tahun sebelumnya membukukan laba USD482 ribu, pendapatan keuangan menurun menjadi USD9,4 juta dari USD14,73 juta dan laba selisih kurs menyusut hanya USD5,24 juta dari tahun 2011 sebesar USD67,26 juta. Beban keuangan tercatat melonjak menjadi USD40,6 juta dari tahun sebelumnya USD34,69 juta.

Akibatnya perseroan pada tahun lalu membukukan rugi tahun berjalan mencapai 19,56 juta dibanding 2011 yang mencatat laba USD151,34 juta. Total aset perusahaan baja pelat merah tersebut bertambah menjadi USD2,56 miliar pada tahun lalu dari tahun sebelumnya senilai USD2,4 juta. Total liabilitas juga meningkat menjadi USD1,45 juta dari USD1,23 juta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas-Krakatau Steel...
Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan
Produksi Meningkat,...
Produksi Meningkat, Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton
PT KSP Ingin Kembangkan...
PT KSP Ingin Kembangkan Wisata Olahraga di Kota Cilegon
Dapat Gas Murah, Biaya...
Dapat Gas Murah, Biaya Operasi Krakatau Steel Turun 7%
Krakatau Steel Adakan...
Krakatau Steel Adakan Mudik Gratis ke Tasik, Yogya, dan Surabaya
Digempur Produk Impor,...
Digempur Produk Impor, Baja Nasional Harus Kuasai Pasar Domestik
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
18 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved