Stock split, harga saham TLKM berpotensi naik cepat

Senin, 22 April 2013 - 14:54 WIB
Stock split, harga saham...
Stock split, harga saham TLKM berpotensi naik cepat
A A A
Sindonews.com - Wakil Kepala Riset Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere memandang, rencana PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang akan memecah nilai nominal saham (stock split) dianggap sebagai langkah tepat di tengah momentum menggeliatnya saham sektor telekomunikasi. Pasca stock split, saham TLKM diperkirakan memiliki potensi untuk naik dengan cepat.

"Kita lihat, sektor telekomunikasi sedang menggeliat. Saham Telekomunikasi juga dianggap investor sebagai saham yang defensif. Jadi momentumnya tepat bagi dia (TLKM) melakukan stock split," kata dia di Jakarta, Senin (22/4/2013).

Kendati demikian, Nico menerangkan agar investor tetap waspada dengan saham perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut. Pasalnya, pasca dilakukannya stock split, biasanya akan diiringi dengan pelemahan selama beberapa saat.

"Jadi setelah stock split biasanya akan konsolidasi terlebih dahulu karena akan ada oversupply. Jadi, perlu hati-hati juga. Tapi kalau euforianya bisa dipertahankan seperti saat ini, bukan tidak mungkin nilai sahamnya akan cepat naik lagi," tandasnya.

Dimintai pendapat lebih lanjut perihal pergerakan kisaran harga saham TLKM selam setahun, Nico enggan berkomentar. "Kita nggak akan tahu ya. Tapi saat ini memang yang pasti saham ini (TLKM) sudah berada pada harga wajarnya. Kalau ada yang bilang Rp12.000-Rp13.000, itu bisa saja kalau memang sudah harga wajarnya," tutur dia.

Sementara pada penutupan perdagangan siang tadi, harga saham TLKM naik Rp550 per saham ke level Rp12.250 per saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
XL Axiata dan Huawei...
XL Axiata dan Huawei Raih Penghargaan Bagi Pelaku Industri Telekomunikasi Global
XL Axiata Salurkan 1,8...
XL Axiata Salurkan 1,8 Juta Paket Internet Gratis untuk Madrasah se-Jawa Timur
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
16 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved