Akhir pekan, IHSG diprediksi cenderung melemah
Jum'at, 26 April 2013 - 07:57 WIB
Akhir pekan, IHSG diprediksi cenderung melemah
A
A
A
Sindonews.com - Gagal unjuk gigi setelah dipaksa melemah sebagai imbas melemahnya saham PT Astra Inteernational Tbk (ASII), pada perdagangan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi kembali melemah pada perdagangan akhir pekan ini.
"Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 4.970-5.011," kata Riset Analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Jumat (26/4/2013).
Kemarin, kata Purwoko, IHSG ditutup melemah didorong melemahnya saham Astra yang akhirnya juga memicu aksi jual terhadap saham bluechip lain.
Sentimen negatif dari eksternal antara lain data manufaktur China yang melemah serta data durable goods AS yang pada periode Maret lalu melemah. Turunnya durable goods mengindikasikan akan terjadi pelambatan terhadap manufaktur Amerika.
Bank sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menurunkan suku bunga ke level terendah selama ini seiring dengan terpuruknya ekonomi uni eropa. "ECB juga mengindikasikan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini pada pekan depan ketika mengumumkan sukubunga pada 2 Mei 2013," pungkas dia.
"Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 4.970-5.011," kata Riset Analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Jumat (26/4/2013).
Kemarin, kata Purwoko, IHSG ditutup melemah didorong melemahnya saham Astra yang akhirnya juga memicu aksi jual terhadap saham bluechip lain.
Sentimen negatif dari eksternal antara lain data manufaktur China yang melemah serta data durable goods AS yang pada periode Maret lalu melemah. Turunnya durable goods mengindikasikan akan terjadi pelambatan terhadap manufaktur Amerika.
Bank sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menurunkan suku bunga ke level terendah selama ini seiring dengan terpuruknya ekonomi uni eropa. "ECB juga mengindikasikan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini pada pekan depan ketika mengumumkan sukubunga pada 2 Mei 2013," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :