IHSG berpotensi melemah terbatas
Jum'at, 26 April 2013 - 08:18 WIB
IHSG berpotensi melemah terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan bergerak pada kisaran 4.965-5.020. Pola Bearish Harami terbentuk atas IDX mengindikasikan Bearish Reversal dalam perdagangan Jumat (26/4/2013), mengindikasikan pelemahan ditengah positifnya Dow Jones.
"Bursa Indonesia ES perkirakan akan bergerak dalam kisaran terbatas cenderung tertekan sambil mengamati apakah kekecewaan big investor atas kinerja fundamental ASII akan berlanjut atau tidak," terang Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (26/4/2013).
Karena, lanjut Edwin, sebagai salah satu penyumbang pembentuk indeks terbesar, kejatuhan lanjutan ASII tentunya akan mempengaruhi perjalanan IHSG Jumat ini sambil menanti release LK emiten lain.
Menurutnya, dari pasar global, sejumlah data positif mendorong kembali rebound-nya Dow Jones sebesar +24.5 poin (+0.17 persen) ditutup pada level 14,700 diikuti tipisnya kenaikan The Vix sebesar 0.07 persen ditutup pada level 13.62.
"Data positif terutama karena lebih besarnya riil revenue dan atau earnings emiten seperti UPS, Dow Chemical ketimbang perkiraan awal serta turunnya Weekly Jobless Claims sebesar 16,000 menjadi total berjumlah 339,000 unit ketimbang perkiraan awal 351,000 unit," papar dia.
Sampai saat ini emiten yang tergabung dalam Indeks S&P 500 yang telah merelease laporan keuangan Q1/2013, 68 persen diantaranya melaporkan riil earnings yang mengalahkan perkiraan awal earnings.
"Dan jika sisanya diasumsikan sama maka earnings Q1/2013 rata-rata akan naik 3.6 persen dibandingkan earnings Q1/2012, tetapi kurang dari 42 persen yang melaporkan riil revenue mengalahkan perkiraan awal revenue, yang artinya masih dibawah 52 persen rata-rata yang terjadi selama 4 kuartal sebelumnya," ujar Edwin.
"Bursa Indonesia ES perkirakan akan bergerak dalam kisaran terbatas cenderung tertekan sambil mengamati apakah kekecewaan big investor atas kinerja fundamental ASII akan berlanjut atau tidak," terang Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (26/4/2013).
Karena, lanjut Edwin, sebagai salah satu penyumbang pembentuk indeks terbesar, kejatuhan lanjutan ASII tentunya akan mempengaruhi perjalanan IHSG Jumat ini sambil menanti release LK emiten lain.
Menurutnya, dari pasar global, sejumlah data positif mendorong kembali rebound-nya Dow Jones sebesar +24.5 poin (+0.17 persen) ditutup pada level 14,700 diikuti tipisnya kenaikan The Vix sebesar 0.07 persen ditutup pada level 13.62.
"Data positif terutama karena lebih besarnya riil revenue dan atau earnings emiten seperti UPS, Dow Chemical ketimbang perkiraan awal serta turunnya Weekly Jobless Claims sebesar 16,000 menjadi total berjumlah 339,000 unit ketimbang perkiraan awal 351,000 unit," papar dia.
Sampai saat ini emiten yang tergabung dalam Indeks S&P 500 yang telah merelease laporan keuangan Q1/2013, 68 persen diantaranya melaporkan riil earnings yang mengalahkan perkiraan awal earnings.
"Dan jika sisanya diasumsikan sama maka earnings Q1/2013 rata-rata akan naik 3.6 persen dibandingkan earnings Q1/2012, tetapi kurang dari 42 persen yang melaporkan riil revenue mengalahkan perkiraan awal revenue, yang artinya masih dibawah 52 persen rata-rata yang terjadi selama 4 kuartal sebelumnya," ujar Edwin.
(izz)
Lihat Juga :