Kuasai FKT, MPM siapkan Rp300 miliar

Jum'at, 26 April 2013 - 17:43 WIB
Kuasai FKT, MPM siapkan...
Kuasai FKT, MPM siapkan Rp300 miliar
A A A
Sindonews.com - Untuk meningkatkan kinerja keuangan perseroan, PT Mitra Pinastika Mustika (MPM) berencana meningkatkan porsi kepemilikan sahamnya di PT Federal Karya Tama (FKT) dari semula 83 persen menjadi 100 persen.

"Saham FKT yang kita miliki sekarang 83 persen, yang 17 persen pemilik peroseorangan. Nah, yang 17 persen itu yang akan kita akuisisi biar jumlah kepemilikan kita menjadi 100 persen," terang Direktur Utama PT MPM, Tossin Himawan di Ritz Carlton Pacific Pleace, Jakarta, Jumat (26/4/2013).

Dirinya menerangkan, untuk melakukan akuisisi tersebut, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp300 milar yang diperoleh dari sebagian dana hasil perolehan penawaran saham perdana (initial publik offering/IPO). "Nilainya (nilai akuisisi) Rp300 miliar. Itu seperti yang kita bilang akan dipenuhi dari dana hasil IPO," terangnya.

Perlu diketahui, PT Mitra Pinastika Mustika berencana melepas sahamnya ke publik lewat mekanisme IPO dengan melepas sebanyak-banyaknya 1,015 miliar lembar saham.

"Saham yang dilepas sebanyak-banyaknya 28,28 persen dari modal disetor atau 1,015 miliar lembar. Dengan nilai nominal Rp500," terang Tossin.

Saham, lanjut dia, akan ditawarkan dengan kisaran harga Rp1.500-2.000. Dengan demikian, capaian dana IPO sendiri diditargetkan mencapai sekitar Rp2 triliun.

Ada pun penggunaan dana hasil IPO sendiri rencananya akan dipergunakan untuk membiayai sejumlah aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan.

Penggunaan dana IPO, 25 persen untuk MPM-rent untuk akuisisi perusahaan penyewaan kendaraan bermotor, 23 persen untuk FKT (Federal Karya Tama) untuk bangun pabrikasi dan pembotolan pelumas baru, 19 persen untuk membiayaai akuisisi sisa saham FKT, 13 persen untuk MPM-Rent untuk danai sebagian pembelian 3.000 mobil baru dari produsen, 8 persen untuk MPM-insurance untuk ekspansi operasional, 9 persen untuk melunasi utang di Bank DBS dan Bank ANZ dan sisanya untuk modal kerja.

Adapun perseroan telah menunjuk PT Morgan Stanley Asia Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia, PT DBS Vickers Securities Indonesia dan Indo Premier Securities sebagai penjamin emisi afek.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MRAT Gandeng Pos Indonesia...
MRAT Gandeng Pos Indonesia Bidik Kalangan Milenial
Pegadaian Kantor Wilayah...
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Jalin Sinergi Bisnis dengan Mustika Ratu
Momen PT Sparindo Mustika...
Momen PT Sparindo Mustika Berpartisipasi di Jakarta X Beauty 2024
Jangkau Pasar Milenial,...
Jangkau Pasar Milenial, Astec Buka Official Shop di Shopee
Sudah Punya Digimap,...
Sudah Punya Digimap, Mengapa MAP Luncurkan Digiplus?
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, JCB Indonesia Anugerahi Penghargaan ke Mitra Bisnis
Berita Terkini
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
5 menit yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
1 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
11 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
11 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
12 jam yang lalu
Bukti Transparansi,...
Bukti Transparansi, Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved