Wall Street berhasil rebound

Jum'at, 31 Mei 2013 - 08:42 WIB
Wall Street berhasil...
Wall Street berhasil rebound
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berhasil balik arah (rebound) dari hari sebelumnya karena didukung data ekonomi, yang mensinyalkan bahwa The Fed akan melanjutkan program pembelian obligasi.

Saham-saham mulai bergerak stabil menyusul harapan bahwa kebijakan moneter yang longgar dari The Fed. Sebelumnya, indeks di Wall Street terkoreksi akibat kekhawatiran The Fed akan memangkas pembelian obligasi karena ekonomi menunjukkan penguatan. Akibatnya, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) naik pada level tertinggi dalam 13 bulan terakhir.

"Kondisi ini tidak akan sampai pada September sebelum kita benar-benar mendengar kemungkinan perubahan kebijakan The Fed. Namun, pasar saham bergejolak karena aksi ambil untung menjadi bagian dari strategi menjaga kemungkinan terhadap kerugian. Setelah aksi ambil untung, pasar saham akan kembali bergerak dan itu adalah kesempatan yang tepat untuk masuk ke pasar, seperti yang terjadi hari ini," kata Direktur Perdagangan dan Derivatif di Charles Schwab, Randy Frederick seperti dilansir dari Reuters, Jumat (31/5/2013).

Data menunjukkan klaim tunjangan pengangguran secara tak terduga untuk pertama kalinya meningkat pada pekan terakhir. PDB berada di bawah perkiraan dan penjualan rumah naik 0,3 persen pada April ke level tertinggi sejak April 2010, namun angka tersebut di bawah ekspektasi analis sebesar 1,1 persen.

Kebijakan moneter yang longgar oleh Bank Sentral di seluruh dunia membantu mendorong indeks Dow dan S&P 500 sempat mencetak rekor tertinggi. Indeks S&P 500 naik lebih dari 16 persen sepanjang tahun ini.

Indeks Dow Jones naik 21,73 poin atau 0,14 persen ke 15.324,53; indeks S&P 500 naik 6,05 poin atau 0,37 persen ke 1.654,41 dan indeks komposit Nasdaq naik 23,78 poin atau 0,69 persen ke 3.491,30.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
6 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
7 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
7 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
9 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
9 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
11 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved