IHSG diperkirakan lanjutkan pelemahan
Senin, 03 Juni 2013 - 08:33 WIB
IHSG diperkirakan lanjutkan pelemahan
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada memproyeksikan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (3/6/2013) akan berada pada support 5.042-5.073 dan resistance 5.153-5.160.
Berpola menyerupai two black crows melewati middle bollinger bands (MBB). MACD bergerak turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R dan Stochastic melaju ke area oversold.
"Pasca IHSG gagal bertahan di target support kami (5.135-5.165) sebelumnya, IHSG melanjutkan tren penurunan dan berada dibawah target support kami (5.100-5.120). Dengan terlewatinya batas konsolidasi (MBB) tersebut membuat IHSG berpeluang lanjut terkoreksi. Semoga target support kami kali ini tidak ditembus lagi agar ada ruang untuk rebound," kata Reza, Senin (3/6/2013).
Potensi pelemahan itu, lanjut Reza, merupakan lanjutan dari pelemahan yang terjadi pada akhir pekan lalu yang diwarnai variatifnya pergerakan bursa-bursa regional.
"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya dimana pola teknikal yang terbentuk dan laju IHSG yang kembali bergerak di bawah target support kami (5.135-5.165) sebelumnya mensinyalkan adanya koreksi lanjutan dan itulah yang terjadi pada akhir pekan kemarin," ujar dia.
Masih variatifnya bursa saham Asia, terutama dengan pelemahan pada bursa saham China dan sekitar serta negatifnya pembukaan pasar saham Eropa membuat IHSG kurang bertenaga untuk berbalik positif. Padahal dari laju bursa saham Eropa dan AS sebelumnya bergerak di teritori positif.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5.149,34 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5068,63 (level terendahnya) di akhir sesi 2 dan berakhir di level 5068,63.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik ikut dipicu adanya transaksi crossing saham CMNP senilai Rp672,56 miliar di harga Rp2.300.
Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Berpola menyerupai two black crows melewati middle bollinger bands (MBB). MACD bergerak turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R dan Stochastic melaju ke area oversold.
"Pasca IHSG gagal bertahan di target support kami (5.135-5.165) sebelumnya, IHSG melanjutkan tren penurunan dan berada dibawah target support kami (5.100-5.120). Dengan terlewatinya batas konsolidasi (MBB) tersebut membuat IHSG berpeluang lanjut terkoreksi. Semoga target support kami kali ini tidak ditembus lagi agar ada ruang untuk rebound," kata Reza, Senin (3/6/2013).
Potensi pelemahan itu, lanjut Reza, merupakan lanjutan dari pelemahan yang terjadi pada akhir pekan lalu yang diwarnai variatifnya pergerakan bursa-bursa regional.
"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya dimana pola teknikal yang terbentuk dan laju IHSG yang kembali bergerak di bawah target support kami (5.135-5.165) sebelumnya mensinyalkan adanya koreksi lanjutan dan itulah yang terjadi pada akhir pekan kemarin," ujar dia.
Masih variatifnya bursa saham Asia, terutama dengan pelemahan pada bursa saham China dan sekitar serta negatifnya pembukaan pasar saham Eropa membuat IHSG kurang bertenaga untuk berbalik positif. Padahal dari laju bursa saham Eropa dan AS sebelumnya bergerak di teritori positif.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5.149,34 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5068,63 (level terendahnya) di akhir sesi 2 dan berakhir di level 5068,63.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik ikut dipicu adanya transaksi crossing saham CMNP senilai Rp672,56 miliar di harga Rp2.300.
Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Lihat Juga :